Kita Hanya Pion

Kita Hanya Pion

  • WpView
    Reads 1,964
  • WpVote
    Votes 80
  • WpPart
    Parts 39
WpMetadataReadComplete Sun, May 3, 2026
Berisi puisi-puisi bertema politik yang ditulis karena keresahan.
All Rights Reserved
#190
satir
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Tak Menyimpanmu Lagi
  • Catatan Belajar Menulis Novel
  • LEGION : ORGANISASI SAYAP HITAM [Terbit Di Cabaca]
  • Soe Hok Gie (MasihAda)
  • BOOK 2 MISSION SERIES: MISSION IN TRIVIA (Pindah ke Innovel)
  • L.A.U.T
  • Welcome to 3-A (part 1)
  • Absurdia [TAMAT]
  • Warna-Warni
  • 𝐀𝐍𝐆𝐄𝐋'𝐒 𝐂𝐈𝐑𝐂𝐔𝐒 (𝐒𝐔𝐃𝐀𝐇 𝐓𝐄𝐑𝐁𝐈𝐓)

Zeya selalu percaya bahwa beberapa pertemuan tidak perlu alasan. Danau Biru, malam yang sunyi, dan satu sosok asing bernama Samudra menjadi awal dari kisah yang tak pernah ia rencanakan. Zeya perempuan ceria dengan ribuan kata, bertemu Samudra yang dingin, singkat, dan lebih banyak diam. Mereka berbeda, tapi justru di situlah segalanya bermula. Dari obrolan searah, candaan sepihak, hingga kehadiran yang perlahan meninggalkan bekas. Tak ada janji. Tak ada rencana. Hanya pertemuan sederhana yang diam-diam menetap di pikiran. Namun, tidak semua yang datang harus tinggal. Dan tidak semua yang membuat nyaman akan berakhir bersama. Ini adalah cerita tentang pertemuan, perasaan yang tumbuh tanpa diminta, dan pilihan untuk tidak terus bersama-meski pernah saling berarti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines