Allah Selalu Bersamaku

Allah Selalu Bersamaku

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 6, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsreligi
Arumi Keyra Alexander, berusia 21 tahun, Arumi memiliki kecantikan alami dengan kulit putih, mata coklat yang mirip dengan ibunya, hidung mancung, dan alis tebal. Kehidupan tanpa figur ayah dan kurangnya perhatian membuatnya berkembang menjadi pribadi yang keras kepala, emosional, dan berani. Kehidupan Arumi di warnai dengan kebebasan tanpa batas agama. Karena tumbuh dalam lingkungan keluarga yang tidak mengutamakan nilai-nilai agama, sehingga ia menjadi gadis yang tidak tertarik dengan hal-hal keagamaan. Hingga suatu ketika, ia tiba-tiba mengambil keputusan yang membuat semua keluarganya terkejut. Langkah ini membuat perlawanan keras dari keluarganya yang tidak memahami dibalik keputusannya. *** Plak! Kepala gadis itu langsung menoleh ke kiri saat mendapat tamparan keras dari ibunya. Sangat jelas raut wajah wanita paruh baya itu langsung berubah saat mendengar ucapan Arumi. Malam itu, pukul 20:00, rumah hanya dihuni oleh Sarah dan Arumi, karena ketiga saudaranya belum pulang. Sarah yang biasanya pulang larut malam dari butik, malah mendadak pulang lebih awal. Alhasil, terjadilah adu cekcok antara ibu dan anak itu. "KAMU GILA HAH?!" bentak Sarah Lagi-lagi Arumi menggeleng "Ngga Ma, aku ngga gila. Keputusan ini udah aku pertimbangin beberapa hari lalu, tapi aku ngga pernah punya kesempatan bicarain ini karena mama selalu sibuk" "Ngga! Mama ngga setuju!" tegas Sarah Arumi memelas "Mah, pleasee" "Kalau Mama bilang ngga, ya ngga!" Sarah bersikukuh °°° Sebenarnya, apa yang mendorong Arumi mengambil keputusan besar ini? Apakah ada motif yang tersembunyi dibalik perubahannya, atau memang murni keinginannya sendiri? Dan apakah perubahan ini akan membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi Arumi? Ataukah mungkin, malah sebaliknya? Terus ikuti kelanjutan kisahnya... . . . MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR‼️ Yang plagiat, kuku jempolnya copot😠 Happy Reading!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝑨𝒌𝒖 𝑲𝒂𝒎𝒖 𝑫𝒂𝒏 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓
  • Stay (Away)
  • My Heart is Calling You✓
  • Assalamualaikum Cinta
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • WHAT IS HAPPINESS???
  • Imam untuk Gladysa✓
  • PUTRI ARABELLE DISELIMUTI AWAN
  • reminisce before I go
  • ALA

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA CERITA] Seorang gadis berumur 15 tahun bersekolah di SMP negeri 36 magelang. Dia 𝙄𝙡𝙮𝙖𝙣𝙖 𝙎𝙖𝙫𝙖 𝙃𝙖𝙧𝙪𝙢𝙞. Seorang gadis barbar, periang, pemberani dan supel. Yang sehari-hari dipanggil 𝙎𝙖𝙫𝙖. Ia Berubah seketika di saat ia berumur 16 tahun dan memasuki SMA kelas XI.sesuatu yang tak pernah terbayangkan terjadi menimpanya. Ia memilih berubah dibawah bimbingan sahabatnya. 𝘼𝙧𝙯𝙖𝙣𝙠𝙖 𝙆𝙝𝙖𝙡𝙞𝙙 𝘼𝙡𝙁𝙖𝙩𝙞𝙝. Cowok cool, pendiam dan introvert, yang seumuran dan seangkatan dengan Sava. Arzanka adalah sosok dingin tak tersentuh. Tapi ia berubah Saat menemukan sosok perempuan yang tak sengaja menaruh rasa cinta kepadanya. "Saya tidak nyaman dengan sifat kamu" ucap Arzanka "Tetapi,saya juga ngak bisa merubah sifat kamu" lanjut arzanka. Dengan suara yang lirih dan pelan tetapi masih bisa didengar oleh Sava. "Maaf, saya tidak bisa seperti dulu lagi, saya ingin istiqomah."ucap Sava. Yang sedari tadi menundukkan pandangannya. "Selamat Berkelana tuan. Sampai jumpa di kebetulan terbaik menurut Takdir-Nya"lanjut Sava yang sudah menaikan pandangannya menghadap Arzanka. "Saya izin pamit, Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh "setelah mengucapkan salam tanpa menunggu jawaban dari Arzanka ia langsung melesat pergi dari sana. " Wa'alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh "lirih Arzanka Bagaimanakah kelanjutan dari kisah mereka berdua? Cover by pinterest CERITA INI BUKAN PLAGIAT. CERITA INI MURNI HASIL PEMIKIRAN AUTHOR. JIKA ADA KESAMAAN MOHON MAAF, MUNGKIN ITU KETIDAKSENGAJAAN.🙏

More details
WpActionLinkContent Guidelines