Story cover for Slut by urfreakybae
Slut
  • WpView
    Reads 2,269
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 2,269
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Aug 25, 2024
1 new part
Perjodohan adalah kalimat memuakan bagi seorang Rama Putra Danendra. Keluarganya sudah menyiapkan jodoh sejak dia masih kecil, yang tak lain adalah sepupunya sendiri. Keluarga mereka sangat mengutamakan nama baik keluarga dengan menjodohkan Rama dengan sepupunya mereka berharap garis keturunannya tidak tercemar oleh gadis yang tidak setara dengan mereka.

Rama mencari jalan pintas dengan menikahi adik musuhnya, hal itu ia lakukan agar terbebas dari perjodohan keluarganya. Serra Saviella terpaksa menerima pinangan Rama Putra Danendra demi melunasi hutang keluarga yang sudah menumpuk pada Rama. Alean terlibat judi dan selalu kalah sehingga hutangnya menumpuk pada Rama, dengan hati liciknya ia menawarkan adiknya sendiri sebagai alat pelunas hutang.

Namun ternyata dibalik itu ada cinta, konflik, dendam yang membuat pernikahan mereka semakin rumit. Serra Saviella menyebut dirinya sebagai "slut" dibanding "wife".
All Rights Reserved
Sign up to add Slut to your library and receive updates
or
#26kasar
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Fake mom is mine. cover
Living With My Ex cover
Tawanan Tuan Mafia cover
Obsession Dosen Killer cover
Transmigrasi Cassandra cover
Suami Lumpuhku cover
DAMIAN cover
Beloved Boss  cover
Mengejar Cinta Mantan Istri cover
Zean dan zina  cover

Fake mom is mine.

13 parts Ongoing

⚠️ 18+ Jadilah pembaca yang bijak! Sinopsis: Selena telah lama menyukai seniornya, namun kenyataan berkata lain, lelaki itu justru menikah dengan sahabat baiknya sendiri. Waktu berlalu, perasaan itu perlahan ia kubur, hingga suatu hari pasangan tersebut meminta bantuannya untuk menjaga putra kecil mereka selama tujuh hari di apartemen. Selena menerima permintaan itu dengan tulus. Merawat anak dari orang yang dulu ia cintai terasa seperti kesempatan kecil untuk kembali dekat, meski tidak lagi dalam cara yang sama. Hari-hari bersama bocah itu berjalan hangat dan sederhana, sampai pada suatu sore, Selena dengan lembut meminta, "Bolehkan kamu memanggilku... Mama?" Anak itu tersenyum ceria dan menjawab, "Mama!" Seketika dunia Selena berhenti sejenak-panggilan polos itu membuka ruang yang lama kosong di hatinya, mengubah hidup keduanya dengan cara yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.