Antara Cahaya dan Gelap

Antara Cahaya dan Gelap

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 26, 2024
WpInfo
Fanfic
Fairy Tail
Menceritakan tentang seorang gadis muda yang ingin menjadi relawan bencana namun dilarang oleh ibunya. Ibu ingin Andin lebih fokus dengan sekolahnya dan menjadi seorang perawat. Tetapi Andin sedikit keras kepala dia selalu menentang apa yang dikatakan ibunya tersebut. Kisah ini terinspirasi dari gempa bumi dan sunami di Aceh dan berkisah di Aceh. Suatu ketika di Aceh terjadi gempa bumi dan sunami, tanpa sepengetahuan Ibunya, Andin dan kawan-kawannya menjadi relawan bencana untuk menolong korban. Karena sudah larut malam Ibu menjadi khawatir lalu menelepon Andin namun nomornya tidak aktif, semakin khawatir lah Ibu. Lalu Kiko memberi tau bahwa yang menjemput Koki pulang tadi bukan Andin namun Ali, Ibu pun bertanya kemana si kakak tapi jawaban Kiko membuat Ibu menjadi geram karena ternyata Andin pergi menjadi relawan bencana. Disisi lain Andin dan kawan-kawannya menolong korban Bencana yang mengalami kesulitan. Datang lah seorang anak kecil yang meminta pertolongan kepada Andin "Tolong mama kak tolong mama, mama kerobohan rumah, rumah aku roboh. Mama! Hiks hiks hiks." Jawab Anak kecil itu "Guys ada korban yang tertimbun puing-puing reruntuhan kita harus mengevakuasi." Seru Andin "Tapi ndin itu terlalu beresiko, aku takutnya ada gempa susulan ndin. Kita tunggu perintah dari pak Jaka saja dulu." Seru Alicia "Kalo kalian gak mau nolongin ya udah biar gw aja." Celetuk Andin Gemuruh ombak terdengar sangat keras menggulung apa saja yang didepannya. Na'as Andin terbawa sunami dari kejauhan teman-temannya hanya bisa berteriak. Ibu menelpon Andin namun tidak aktif tanpa sepengetahuannya sebuah bangunan menimpa Ibu dan Kiko. Gelap, hanya ada gelap yang kurasakan berbulan-bulan ini aku tidak menemukan kehangatan dalam diriku tapi ada satu cahaya yang masih menemaniku walaupun cahaya itu tidak terang tapi aku cukup terlindungi. Terimakasih Ali aku masih memiliki cahaya karena mu, aku masih memiliki kehangatan karena mu.
All Rights Reserved
#488
sosial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Crazy Neighbor (Completed)
  • HAZKI ; Danendra's Little Angel [✓]
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • Friendzone My Love
  •  a girl's secret
  • Naomi Life's Story
  • ALRIN

Cerita dewasa 18+ WAJIB FOLLOW SEBELUM MEMBACA! Revan menghela napasnya gusar. Lelaki itu memilih duduk di teras rumah dan mengselonjorkan kaki nya. "Om? Nih buat Om" Revan menatap permen lolipop di depannya dan menatap si pemberi permen tersebut. "makasih" Ucap Revan mengambil lolipop tersebut. "Om sedih ya disuruh keluar negeri?" Tanya Gaby yang ikut duduk di dekat revan. Gaby dengar semuanya saat Bunda Revan mengomeli lelaki itu. "Bukan cil" balas Revan sendu. "Terus apa?" "Saya sedih karena ayam saya meninggal" Ucap Lelaki itu melahap lolipop nya. Jujur saja dia tidak sedih di pindahkan di luar negeri, dirinya malah senang bisa melihat bule tiap hari. "Om gak punya uang buat beli ayam ya? Caranya dapat uang biar bisa beli ayam lagi gimana?" Tanya Gaby. "Kamu mau bantu saya biar bisa beli ayam?" Tanya revan menaikkan sebelah alisnya. "Mau!, caranya gimana?" Tanya Gaby balik. "Ayok ngelonte" Balas Revan. "Ngelonte itu apa?" Revan memutarkan bola matanya malas "Ngelonte itu dapat duit, bisa bikin tetek kamu gede juga, kamu mau gak?" Tanya Revan. "Mau!" Mendengar jawaban Gaby, langsung saja Revan menggendong bocah tersebut ala karung beras. Gaby teringat jika belum minta izin maka dari itu gadis itu teriak agar Mamahnya yang sedang menyapu mendengar suaranya. "Mah! Aku izin mau pergi sama Om Revan!" Teriak Gaby. "Kemana!" Balas Mamahnya teriak. "Ngelonte Mah!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines