Biggest Fear

Biggest Fear

  • WpView
    LECTURAS 50
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, ago 31, 2024
Waktu Arisha melihat senyumannya pertama kali, ia langsung jatuh hati. Tatapan tajam dan mulut manisnya perlahan mengurung Arisha untuk tetap bersamanya. Arisha kira, hal - hal baik akan terus datang padanya. Selama mereka masih bersama Arisha berharap semuanya bisa terlewatkan. Meski rasanya tidak mungkin. Semua yang ada dihubungan ini hanya amarah, dendam dan segala rasa berkecamuk menjadi satu. Entah, cinta atau apapun itu. Arisha rasa dia salah. Tidak akan ada hal baik. Hanya ada perasaan perih untuknya. Arisha pergi, ia harus pergi. Akankah Arisha berhasil pergi dari luka sekaligus obat untuknya?
Todos los derechos reservados
#232
roman
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Love At The First Sight
  • FINDING A MIRACLE ( MIRACLE SERIES #2 ) ( COMPLETED )
  • I Choose You (Complete)
  • Dosa dan Kenikmatan
  • My Best Mate
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido