Story cover for Biggest Fear by julialilou
Biggest Fear
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Aug 26, 2024
Waktu Arisha melihat senyumannya pertama kali, ia langsung jatuh hati. Tatapan tajam dan mulut manisnya perlahan mengurung Arisha untuk tetap bersamanya.

Arisha kira, hal - hal baik akan terus datang padanya. Selama mereka masih bersama Arisha berharap semuanya bisa terlewatkan.

Meski rasanya tidak mungkin. Semua yang ada dihubungan ini hanya amarah, dendam dan segala rasa berkecamuk menjadi satu. Entah, cinta atau apapun itu. Arisha rasa dia salah.


Tidak akan ada hal baik. Hanya ada perasaan perih untuknya. Arisha pergi, ia harus pergi.


Akankah Arisha berhasil pergi dari luka sekaligus obat untuknya?
All Rights Reserved
Sign up to add Biggest Fear to your library and receive updates
or
#786enemies
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 8
TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN cover
Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT cover
Love At The First Sight cover
Not Like The Movies cover
Komandan Tampanku cover
Perfect Love cover
Blessing in Disguise cover
I Choose You (Complete) cover

TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN

46 parts Complete Mature

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"