Love Eternal 300 Years Ago

Love Eternal 300 Years Ago

  • WpView
    Letture 7
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, ago 27, 2024
WpInfo
Narrativa
Fantasy
300 Ribu tahun yang lalu, Sang Pangeran di kutuk dalam keabadian peti mati di dunia manusia, Gunung Biru Suji. Peti itu tersembunyi di sebuah gua—hutan bagian dalam yang tidak pernah manusia masuki. Hanya dengan gadis suci berdarah biru yang bisa membuka peti mati keabadian itu. Dan keturunan darah biru hanya bisa lahir setiap 278 tahun kemudian. Akankah Sang Pangeran bisa terlepas dari jeratan peti mati itu?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • GARBHAPATI [PROCESS REVISI]
  • RENJANA⚜ ✔
  • Darah Wangi: Gerbang Keluarga Kraton [END]
  • Syahdan ✓
  • Seribu Candi untuk Roro Jonggrang (On Going)  REVISI
  • KETURUNAN ANGGORO (New Version)
  • Prince of Darkness

Kapan nikah??? Mungkin bagi Linda itu adalah pertanyaan tersulit di abad ini untuk dijawab selain pertanyaan dimana sebenarnya jasad I Gusti Ketut Jelantik dikebumikan. Kurangkah dia berikhtiar? Lalu apa namanya kegiatan blind date yang harus Linda lakoni setiap akhir pekan selama empat bulan, tentu atas prakarsa sang Mama tercinta. Apa juga salah Linda jika hingga saat ini tidak menemukan sosok pria dari pasangan Blind date yang cocok. Giliran Linda merasa cocok malah si pria yang merasa tidak cocok. Apalagi tidak jarang justru pria aneh yang ditemuinya. Walaupun memang kelakuan murid - muridnya jauh lebih aneh. "Mama nggak mau tahu, pokoknya kamu harus ketemu anak temen mama weekend ini. Nggak ada alasan, Titik!!!" "Please Mama, Linda capek, libur dulu deh dua Minggu yaa... yaa... pulang ke Bandung weekend itu bikin darah tinggi, macet parah Mama!" "No... No... No!!!" "Mama... Ah pusing... Linda mending kabur aja!!!" "Ide bagus itu, kalau bisa pergi ke tempat yang Mama nggak bisa hubungin kamu!!! Yang jauh biar kamu sekalian dipecat jadi ASN!" Percakapan antara aku dan Mama yang berjarak sekitar 152 km itu dalam sekejap berubah berjarak ratusan tahun. Aku akhirnya benar-benar berada di tempat yang tak akan terjangkau bahkan oleh Mama. Berada di kerajaan dengan catatan sejarah paling berdarah. Apakah aku telah dikutuk oleh ibuku seperti Malin kundang? Atau karena namaku MALINda Rengganis Puteri, jadi nasib kamipun sama? "MAMA... LINDA MAU PULANG!!!" PERHATIAN!!! Jangan terlalu mempercayai apa yang anda baca. Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada beberapa kesamaan nama, tokoh, karakter, tempat, waktu dan peristiwa berarti sebagian cerita diangkat dari kisah nyata dalam sejarah.Tidak ada kesengajaan untuk membuat kontroversi tetapi hanya bermaksud sebagai hiburan semata.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti