Love In Illusion [END]

Love In Illusion [END]

  • WpView
    Reads 2,810,122
  • WpVote
    Votes 103,089
  • WpPart
    Parts 49
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Apr 20, 2025
[Rafantino Series | SEASON 1] Luna Dixon terpaksa harus menikah kontrak sebagai 'penukar' dan ganti rugi hutang yang tidak bisa di bayar oleh ayahnya. Harus rela dan bersedia melayani suami kontrak nya secara fisik dan memberi keturunan sampai selesainya batas waktu pernikahan kontrak mereka. Luna harus menikah dengan Orthello Rafantino yang mempunyai selisih umur 10 tahun dengannya. Sosok yang dikenal angkuh dan kaya raya. Putra sulung dari pengusaha paling tersohor di negeri ini. *** Bagaimana kelanjutan cerita nya? Ayoo langsung di baca aja ya guys yaaa. Happy reading ✨
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ruined Bitch
  • The Truth Untold (Completed)
  • Altezza ✓
  • Parts of You
  • Bleeding Love
  • Mi Cherry Honey ✔
  • MY ARROGANT MAN (OPEN PO!)
  • Phlegmatic
  • Unwanted Bond [END]

⚠️ Cerita ini mengandung konten muatan dewasa, tidak direkomendasikan dibaca oleh anak di bawah usia 18 tahun. BLURB - Ruined Bitch Sekar tahu dunia tempatnya berpijak tidak pernah ramah bagi wanita sepertinya. Hidup mengajarinya untuk tidak berharap terlalu banyak, terutama dari pria. Baginya, hubungan hanyalah transaksi-permainan di mana kendali harus tetap berada di tangannya. Sampai ia bertemu pelanggan spesial itu. Marshal Wijaya, pria yang dingin dan berbahaya, bukan tipe yang mudah terbaca. Ia tidak sekadar membeli waktu Sekar, tetapi juga merenggut sesuatu yang lebih dalam. Sentuhannya mengancam pertahanan yang selama ini Sekar bangun. Tatapannya seakan ingin menelanjangi lebih dari sekadar tubuhnya-ia ingin masuk ke dalam pikirannya, mencuri perasaan yang seharusnya tidak ada. Semakin Sekar berusaha menjaga jarak, semakin kuat tarikan yang mengikat mereka. Marshal menginginkannya lebih dari sekadar bayaran, sementara Sekar tidak yakin apakah ia siap kehilangan kendali. Ketika batas antara transaksi dan keterikatan mulai kabur, Sekar harus memilih: bertahan dengan tembok yang melindunginya, atau membiarkan dirinya jatuh-meski itu berarti hancur dalam genggaman pria yang bisa saja menghancurkannya lebih dari siapa pun. Karena dalam permainan seperti ini, tidak ada yang benar-benar menang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines