Rahasia Rasa Milik Kita (TERBIT)

Rahasia Rasa Milik Kita (TERBIT)

  • WpView
    Reads 904
  • WpVote
    Votes 374
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 21, 2024
"𝐒𝐞𝐭𝐢𝐚𝐩 𝐡𝐚𝐭𝐢 𝐦𝐞𝐦𝐩𝐮𝐧𝐲𝐚𝐢 𝐩𝐞𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐧𝐲𝐚. 𝐓𝐚𝐩𝐢, 𝐚𝐩𝐚𝐤𝐚𝐡 𝐛𝐢𝐬𝐚 𝐡𝐚𝐭𝐢 𝐢𝐭𝐮 𝐝𝐢𝐦𝐢𝐥𝐢𝐤𝐢 𝐨𝐥𝐞𝐡 𝐬𝐞𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚?" Begitu sekiranya pertanyaan yang ada dalam benak Lathifa Putri Anindita. Selalu mempertanyakan rasa dari pemilik hati yang ia ketahui cukup sulit digapai. Bahkan pemilik hati itu menghilang tanpa sempat berpamitan. Waktu terus berjalan, tetapi nampaknya tidak mengubah rasa yang ada pada dirinya. Ingin rasanya ia menyerah, tapi seakan-akan semesta tak menginginkannya. Semua semakin sulit, terasa semakin campur aduk setelah kisah lalu perlahan hadir kembali. Entah apa maksudnya? Meminta untuk kisah ini terus berlanjutkah? Atau hanya sekedar memperjelas kisah lalu yang masih terlihat abu-abu? Kisah keduanya belum tuntas. Hanya ada dua kemungkinan, bertemu untuk bersatu atau bertemu untuk berpisah kembali.
All Rights Reserved
#8
lovesecret
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kisah Akala
  • Strong Girl Michella (END)
  • RAPUH!
  • Takdir Kita (END)
  • Romansa Cakrawala ✓
  • Yang Pernah Patah
  • One Day After Goodbye
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • My Husband (TAMAT)

Sederhana saja, ini bukan kisah pahlawan atau dongeng penuh bahagia. Ini tentang Akala Mannaf Kanagara-anak yang tak pernah diinginkan, hidup di rumah yang seharusnya jadi tempat pulang, tapi lebih sering terasa seperti neraka yang berwujud elegan. Ini tentang rasa yang harus abadi dalam bait aksara, tentang asmaraloka yang menjadi melankolia, dan tentang harsa yang harus menjadi lara. tentang Akala, yang hidup karena dunia belum memberinya pilihan untuk mati. "Mati. Aku hanya ingin mati!" Sebaris kalimat yang selalu di lontarkan dalam benaknya. . . . . . . . . . "Apa salah saya ma?" "Salah kamu karena telah lahir ke dunia ini" "Saya tidak pernah meminta di lahirkan, dan saya juga tidak pernah mau untuk di lahirkan. Bahkan kalian tidak pernah menganggap saya hadir di dunia ini" *** "saya suka sama kamu" "tapi kita beda keyakinan, kala" "saya tidak peduli, tuhan itu satu" "tuhan memang satu, kala. tapi, kita yang berbeda" *** "jangan pernah sakit lagi, kal. jangan tinggalin kita" "apa peduli lo semua?!" *** "lo sudah bahagia kan?" "bahagia lo membuat kita sadar kalau ternyata selama ini kita salah menyia-nyiakan sahabat sebaik lo" *** "selamat tidur, matahari ku" Copyright'' allovareyy_ 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines