Memeluk Cinta Setelah Terluka

Memeluk Cinta Setelah Terluka

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 15, 2024
Luka. Tidak bisa dipungkiri kita pasti pernah merasakannya. Entah luka yang kecil maupun luka yang teramat dalam. Terkadang kita membiarkan saja luka itu menyayat jiwa. Terkadang kita sibuk mencari penawar yang mampu menyembuhkannya. Akan tetapi, kita lupa bahwa luka itu terkadang hanya butuh kita rawat dengan semestinya. Luka seperti apa yang disimpan Seruni hingga dia tidak yakin akan mendapatkan kebahagiaan? Kebahagiaan yang seperti apa yang diimpikan si dokter muda itu? Siapakah yang mampu membantunya menyembuhkan luka?
All Rights Reserved
#234
inspiratif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aneyra -after meet you
  • Lika Liku Luka
  • Cawa
  • The Unseen Ties
  • MILKA
  • Fajar & Senja
  • Could you be a home for me? [TAMAT]
  • Kita Sembuh Bareng?
  • Puing luka
  • Jika esok Tak Pernah Ada

Di balik nama samaran, seorang penulis muda seorang aktris yang cantik menyimpan masa lalu yang tak pernah ia tuliskan seutuhnya. Pada sebuah acara bedah buku, ia dengan lembut berkata, "Ini bukan kisahku. Ini kisah seorang teman..." - padahal seluruh isi bukunya adalah jejak-jejak luka, cinta, dan pengkhianatan dari masa remajanya sendiri. Nera, gadis pendiam yang terpisah dari saudara kembarnya setelah perceraian orang tua mereka, tumbuh di rumah penuh tekanan. Ia menyembunyikan trauma lama, termasuk luka yang ditinggalkan oleh guru yang seharusnya melindungi. Hingga ia bertemu Jenan - cowok misterius dengan tatapan yang seperti membaca isi hati. Perlahan, Jenan menjadi tempat aman... sampai masa lalu keduanya bersinggungan di titik paling tak terduga. Namun kisah ini tak berhenti di sana. Saat kuliah tiba dan rahasia masa lalu terungkap, Nera bertemu sosok baru-cowok ceria yang seperti sinar matahari setelah hujan panjang. Dan untuk pertama kalinya, Nera bertanya pada dirinya sendiri... apakah luka memang harus disembuhkan oleh orang yang menorehkan, atau justru oleh orang yang hadir membawa terang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines