We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Zamine
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
apakah kalian tau, gimana sakit nya kita melihat seseorang yg menjanjikan kebahagiaan namun membuat kita merasakan sakit nya patah hati bercampur rasa malu? esmine kalula rachella, gadis bergamis pink dengan hijab yang selaras dengan gamis nya. menangis melihat pemandangan di depannya. pemandangan di mana seorang pemuda dengan perempuan yang baru saja mengucapkan janji suci, pemuda yang tak lain tunangannya dan perempuan itu ialahh sahabat. hari ini tepat 15 juni, tepat di mana hari patah hatinya saat mengetahui bahwa tunangannya beserta sahabat menikah, seharusnya ia lh yg berada di pelaminan itu besama tunangannya namun takdir berkata lain. hingga saat ini iah hanya bisa menangis melihat mereka yang bahagia dan menertawakan nya "aku ikhlas" lirih nya "dan saya el-zam faaidz al-hafidsz, ingin mengatakan maukah kau menjadi istri ku? menjadi ning ku? menjadi ibu terbaik dari anak anak ku? wahai wanita?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dusk In Your Eyes
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • pernah yang tak kan terulang kembali(love story from the author)
  • SINGGAH (Telah Terbit)
  • Aleshaka (sudah terbit)
  • the pursuit of the future (Sasuhina)
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • REYFAL
  • Humairah kecilku
  • Cinta Suci Zahra✓

Pernah mengenalmu dalam hidupku adalah anugerah. Menjadi dekat dengan mu adalah keajaiban. Di cintai lelaki seperti mu adalah keberuntungan. Puncak kebahagiaan ku adalah, ketika aku tahu bahwa esok hari kamu masih berpijak di bumi dan tetap menjadi milikku. 🌼 🌼 🌼 "Keinginan mu bukan? Baik, sekarang ini akan ku lepas, jangan salahkan aku, jika aku menemukan mu lagi kelak, tak akan ku lepas kau semudah itu." Sang gadis mengusap kasar pipinya yang berlinang air mata. Bukankah ini kemauan nya? Akhirnya di lepaskan dari kengkangan kehidupan ganas. Lalu, mengapa melangkah menjauh seakan salah? Gadis itu mengangguk, mencoba meyakinkan diri sendiri, "Tentu, aku rasa aku akan lebih bahagia sekarang. Selamat tinggal, terimakasih semuanya, jika saja ada yang bisa aku kembalikan, akan ku lakukan." "Bukan selamat tinggal, sampai jumpa kembali." Sebelum sang gadis kembali menyela, lelaki itu cepat-cepat buka suara, "Aku akan menemukan mu lagi." Mendengar hal itu, gadis putih itu tersenyum lembut, "Semoga." 🍂 🍂 🍂

More details
WpActionLinkContent Guidelines