Lluna & Lingga.

Lluna & Lingga.

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Aug 28, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Bandung itu ternyata indah ya, kak." Celetuk Luna tersenyum manis. "Bandung memang indah Lun, tapi ada kalanya kota ini tidak terlihat indah lagi." Lingga melirik kearah spion motornya yang memperlihatkan wajah cantik Luna. -------- Namanya Denalluna, Denalluna Nirmala. Seseorang perempuan cantik dengan rambut panjang nya yang di gerai. pesonanya mampu memikat hati pria manapun, termasuk Lingga. Lingga Shakara, laki-laki yang terlihat dingin di depan semua orang, namun berbeda jika di hadapan seorang Luna. Mereka berdua adalah pasangan yang tidak sengaja terpilih secara acak untuk mewakili Indonesia dalam ajang olimpiade Nasional. Sejak saat itu, mereka terus bersama, sampai suatu saat Luna memilih untuk pindah sekolah ke kota Bandung, karena masalah keluarga nya yang sedang tidak karuan. Seperti pertemuan yang singkat, namun begitu melekat. By : Grzlyy.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Snow Night Story [REVISI]
  • Under the Lights of Braga
  • Lunetta De. Fiorella: Teman Khayalan [Revisi]
  • Chocolate And Vanilla
  • KANKSA
  • KATAKAN itu CINTA
  • Abu Abu [ completed ]
  • JANGAN DULU MENYERAH, ALUNA
  • Di ujung Senja (SELESAI)

"Gue Bulan. Aluna Bulan Baskara." "Sampai ketemu lagi, Luna." Setelah Bulan kabur dari Jepang saat dirinya akan dijodohkan, dia mendatangi club malam bersama temannya, siapa sangka keesokannya dia bangun di sebuah apartemen laki-laki dengan tidak berpakaian. Lebih parahnya lagi laki-laki yang tidur dengannya adalah orang yang mau dijodohkan dengannya, awalnya Bulan tidak mau menikah dengan laki-laki itu, tapi nasi sudah menjadi bubur, mereka sudah tidur bersama. "Apa lo juga mau tau fakta soal pernikahan kita?" Bulan mendongak menatap Dikara. Dikara menyeringai, tidak baik jika ia menyembunyikannya kan? "Gue yang jebak lo! Gue yang seret lo kesini!" "Brengsek .." lirih Bulan dengan air mata yang lolos dari pelupuk matanya. "Sstt .. Istri gue gak boleh ngomong kasar," seringai Dikara dengan membantu Bulan berdiri. "Lo dengerin gue baik-baik! Kalo lo bilang mau cerai lagi, gue bakal hamilin lo!" ~~ ! Bahasa kasar, acak, 18+!! !!FOLLOW SEBELUM MEMBACA!!

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman