Travis Dan Lukanya [END]

Travis Dan Lukanya [END]

  • WpView
    Reads 38,327
  • WpVote
    Votes 2,364
  • WpPart
    Parts 43
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 9, 2025
Travis Raden Agatha. Kehidupannya tak seindah namanya. Di benci karena hal yang bukan kesalahannya. Meninggal itu pasti kan? Karena manusia bukan makhluk abadi. Ibunya tiada karena tak kuat setelah melahirkannya, dan ayahnya membencinya karena itu. Didiamkan, tak dipedulikan, tak diberi materi dan kasih sayang. Ia rasakan semua itu dari dulu. Di tuntut untuk selalu mendapat nilai sempurna. Selalu mendapat tekanan darinya. Disaat semuanya rumit, semesta menurunkan 3 sahabat yang selalu ada di dekatnya. Menemaninya saat susah dan senang selalu ada disisinya. Dan saling menjaga satu sama lain. Ini tentang kisahnya, anak yang tak dianggap ayahnya dan 3 sahabat yang selalu menemaninya. Akankah aku bahagia? _Travis_
All Rights Reserved
#130
notbl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • A R S E A N A
  • Crush [On Going]
  • GOD'S PLAN
  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Antara Cinta Dan Restu (HIATUS)
  • Who am I?
  • Timeless - Sang Pewaris [END]
  • Yang Sempurna || •COMPLETED•

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines