EGLANTINE

EGLANTINE

  • WpView
    Reads 150
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 17, 2025
"Rumah bukan hanya sekedar bangun yang terbentuk fisik dan material dengan atap yang melindungi dari hujan, panas, gelap, teriknya siang dan dinginnya malam. Lebih dari itu, rumah adalah tempat di mana jiwa merasa tenang, tempat kembalinya disaat lelah menghampiri, letih melanda, ataupun kesedihan menyesakkan dada. Rumah adalah ruang yang memeluk, memberikan rasa aman dan menghidupkan harapan" Ucap lengkara yang sedang menatap indahnya malam. "Namum terkadang, rumah tak selalu berupa dinding dan lantai yang menyatu, melainkan seseorang, suasana yang membawa kita kembali kepada diri sendiri, rumah adalah tempat hati merasa pulang dan tenang" Lanjutnya kembali yang tak henti-hentinya menatap keindahan malam yang penuh akan bintang-bintang ⚠️PLAGIAT DI LARANG MENDEKAT⚠️
All Rights Reserved
#144
putusasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZELLO [END]
  • Aura dan Lingkaran Setan
  • SIHIR ✓
  • HE'S A TOUGH BODYGUARD (DI ROMBAK)
  •  FUTURE OF WANG 🔚 END✅🍄🍄 (YIZHAN) FULL PDF
  • SESAT DIHUTAN AOKIGAHARA | Liburan Menyeramkan
  • Malam di Apartemen 13: Ketika Dendam Arwah Menjadi Nyata
  • RUMAH KECIL ITU by : Plavana
  • Hyacinth
  • become a father of two child {Tidak Di Lanjutkan)

"Woy, Kuning!" Duagh "Manggil gitu lagi, gue galiin kubur lo!" Pemuda bar-bar bernama Azello itu sungguh tak bisa diajak bercanda. Senggol sedikit langsung bacok. Tapi itu candaan yang menyebalkan, enak saja rambutnya ini blonde you know! Bukan kuning! Entah keturunan darimana dia tidak tahu, karena emaknya asli Indo tulen. Bapaknya? Entahlah dia tidak pernah tau. Namun siapa sangka jika dengan orang terdekatnya dia bersikap berbanding terbalik. Bagai langit dan bumi! "Enggak Aze nggak gitu, Aze nggak nakal." "Mau kambuh lagi, hm?" "Enggak." Azello menggeleng keras. Dia paling kesal kalau asmanya sudah kambuh. Ini kisah Azello si bengek pecinta lolipop. *** "Azello, hier ist Papa, komm her, boy." "Gue nggak punya Papa, nggak usah ngaku-ngaku!" BUKAN cerita BxB !!!Murni imajinasi penulis, don't copy paste!!! [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Hargai setiap part cerita dengan vote & komen Siders jauh-jauh sana!

More details
WpActionLinkContent Guidelines