"Hai, cantik," sapa Randy dengan nada menggoda. "Nggak takut sendirian di sini?"
Aurora langsung merasa nggak nyaman, tapi Randy dan teman-temannya udah ngerubungin dia.
"Maaf, aku lagi nyari kucing," jawab Aurora gugup, wajahnya memerah karena gugup.
"Kucing? Di sini?" Randy ketawa mengejek. "Nggak usah malu-malu, cantik. Kita bisa tunjukin tempat-tempat menarik di sini."
Tiba-tiba, Atlas muncul di hadapan mereka dengan wajah dingin. Sorot matanya tajam, seperti elang yang siap menerkam mangsanya.
"Kalian ngapain?" tanya Atlas dengan nada dingin yang membuat bulu kuduk mereka berdiri.
Randy langsung ngerasa kesal karena Atlas ikut campur. "Ini urusan gue, Atlas! Lo nggak usah ikut campur!"
"Kenapa, takut pacarku diculik?" tanya Atlas dengan nada menantang, sorot matanya makin tajam.
Semua orang yang ada di sekitar mereka langsung mendekat, penasaran sama keributan yang terjadi. Roni, yang merupakan anggota "The Shadows",merasa tidak tenang, dia langsung menerobos kerumunan, melihat kejadian itu dengan jantung berdebar kencang. Dia sangat merasa kesal, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa. Dia tau kalau ketuanya tau tentang Aurora, bisa-bisa Aurora juga ikut celaka.
Atlas, yang melihat Roni ngeluh, langsung ngomong, "Dia pacar gue. Masalah selesai, kan?"
Randy tidak percaya. "Pacar lo? Buktiin!"
Atlas tanpa pikir panjang, langsung mencium bibir Aurora di depan semua orang. Aurora kaget, matanya membulat sempurna, pipinya langsung memerah. Atlas langsung meluk dia erat, seolah melindungi Aurora dari tatapan mata mereka.
"Sekarang lo percaya?" tanya Atlas dengan nada dingin.
Randy dan semua orang yang ada di sana langsung terdiam. Mereka tau kalau Atlas terkenal dingin dan tidak pernah cium cewek sembarangan. Mereka langsung percaya kalau Aurora memang pacar Atlas.
All Rights Reserved