Kumpulan shortstory

Kumpulan shortstory

  • WpView
    Odsłon 3
  • WpVote
    Głosy 0
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja sob., sie 31, 2024
Di bawah sinar matahari sore yang hangat, Olivia dan Bagas duduk di ayunan kayu tua di halaman belakang rumahnya. Mereka telah bersahabat sejak kecil. Angin sepoi-sepoi membawa aroma bunga melati yang harum. "Ingat nggak, dulu kita sering main petak umpet di pohon mangga itu?" tanya Olivia sambil menunjuk ke arah pohon mangga besar di sudut halaman. Bagas tersenyum dan mengangguk, "Pasti ingat banget. Dulu lo selalu jago ngumpet."
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
#822
bxg
WpChevronRight
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • Hingga Tak Ada Lagi Luka
  • my world is a magical world
  • My Cold Boy
  • I won't change it!  [END/sudah Terbit]
  • Best Friend (NAVISA)
  • Because I'm Askala (END)
  • Boyfriend
  • Single Moms (End)
  • [ End ] F For Family (Season 2)
  • gua abang lo bukan ade lo

Hingga Tak Ada Lagi Luka Jungkook tumbuh dengan luka-luka yang tak terlihat-bukan hanya di kulitnya, tapi jauh lebih dalam, menyesakkan hingga ke relung jiwanya. Senyumnya terlalu lebar untuk menjadi nyata, tawanya terdengar seperti pelarian. Ia menyimpan rahasia yang tak seorang pun tahu, seakan dunia ini terlalu kejam untuk memberinya ruang bernapas. Taehyung tidak pernah berniat ikut campur. Awalnya, ia hanya melihat Jungkook sebagai anak yang keras kepala, penuh misteri, dan sulit didekati. Tapi semakin ia memperhatikan, semakin sulit baginya untuk berpaling. Ada sesuatu di balik mata gelap itu-sesuatu yang berteriak minta pertolongan meski bibirnya selalu mengatakan "Aku baik-baik saja." Ketika kebenaran mulai terungkap, Taehyung dihadapkan pada pilihan: mundur dan membiarkan Jungkook menghadapi semuanya sendiri, atau bertahan, meskipun itu berarti menyeret dirinya ke dalam kegelapan yang lebih dalam dari yang ia bayangkan. Namun, seberapa jauh seseorang bisa bertahan sebelum akhirnya menyerah? Seberapa banyak luka yang bisa mereka tanggung sebelum semuanya runtuh-hingga tak ada lagi yang tersisa? Tapi mereka tahu satu hal: mereka tidak akan membiarkan luka-luka itu menang. Bersama, mereka berjanji akan bertahan. Bukan hanya untuk satu sama lain, tapi juga untuk diri mereka sendiri. Karena kali ini, mereka tidak akan berjalan sendirian. - BROTHERSHIP YE BUKAN BL! Don't copy my story.

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści