Janji Asha untuk Sean

Janji Asha untuk Sean

  • WpView
    Reads 162
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 12, 2026
Asha, gadis kecil dengan tubuh mungil yang menampung segudang derita, seolah ditakdirkan untuk menanggung beban yang terlalu berat untuk usianya. Ia mencoba hidup normal seperti anak-anak lainnya, namun impian itu selalu hancur di tangan orang-orang di sekitarnya. Bahkan, keluarganya sendiri tak pernah menganggapnya ada. Namun, di tengah rasa sakit yang tak kunjung reda, takdir mempertemukannya dengan seseorang yang juga terluka. Seorang yang selama ini tenggelam dalam kesepian. Pertemuan mereka seperti dua jiwa yang hilang, menemukan secercah harapan dalam kegelapan hidup yang mereka jalani. Lalu bagaimana cara mereka menemukan kebahagiaan itu?
All Rights Reserved
#222
pelangi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silence In Their Minds
  • Nugraha Sabian✅
  • TERBELENGGU RESTU : Kisah yang Tertahan
  • Askara Leonard (Re-Upload) [END]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • "Hidup di Tengah Kehancuran"
  • A-SA..HARS-A(END)
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal

--- Azellea selalu terlihat ceria. Senyumnya sehangat matahari pagi, tawanya seperti lagu yang menenangkan. Di sekolah, ia dikenal sebagai gadis yang ramah, penuh semangat, dan selalu membuat orang lain nyaman berada di sekitarnya. Namun di balik semua itu, tersembunyi luka-luka yang tak pernah ia tunjukkan. Dari rumah yang tak lagi terasa seperti rumah, dari pertemanan yang menyisakan pengkhianatan, hingga cinta pertama yang justru meninggalkan jejak paling perih. Azellea menyembunyikan segalanya di balik senyum dan kata-kata positifnya. Karena baginya, menunjukkan kesedihan adalah tanda kelemahan. Dan menjadi kuat... adalah satu-satunya cara agar ia bisa bertahan. Tapi sekuat apa pun seseorang berpura-pura bahagia, luka yang tak diobati akan terus membesar. Sampai akhirnya, Azellea harus memilih: terus menjadi "baik-baik saja" atau mulai menyembuhkan dirinya yang sesungguhnya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines