Cedera dan akhirnya tidak bisa melanjutkan jadi atlet, membuat saya banting setir jadi guru. Keputusan agak gila memang karena sebenarnya saya tidak pernah menyukai anak-anak. Tapi ternyata itu hanya awalnya.....
Bian Dewantara - guru olahraga
Anak-anak adalah sumber inspirasi saya. Mengajar adalah impian saya. Mencintai dan mendidik anak-anak adalah jalan hidup saya.
Citra Cayadewi - wali kelas 1 SD
Saya orang yang sabar? Tentu tidak! Memangnya psikolog harus sabar? Tapi bertemu beberapa anak di masa lalu, membuat saya mengambil keputusan untuk berurusan dengan anak-anak, dimana sabar adalah salah satu kunci terbesarnya. Jadi disinilah saya....berjuang melatih kesabaran saya sekaligus membantu anak-anak yang seringkali tidak sabaran.
Binar Ramadhani - psikolog sekolah
Bertiga, mereka adalah sahabat sejak remaja. Bertiga, mereka mengambil keputusan menjadi sayap pelindung para malaikat kecil, bernama anak-anak. Bertiga, mereka saling berbagi kisah dan suka duka.
==kisah ini hanya fiktif belaka, kesamaan nama, tempat & kejadian hanyalah rekaan penulis ^^ ==
Kayela hanyalah gadis yang selama ini tinggal bersama mamanya yang pemarah dan kasar. Ia harus menuruti segala perkataan yang dilontarkan mamanya jika tidak ingin dikunci di dalam kamar seharian untuk dipaksa belajar.
Ketika mamanya meninggalkan ia sendirian di dunia ini, Kayela tidak pernah berpikir bahwa sosok ayah yang selama ini absen dalam hidupnya tiba-tiba menunjukkan diri. Akan tinggal bersama dan memulai kehidupan baru, dapatkah Kayela menerima kehidupan barunya dengan sang ayah dan empat kakak laki-lakinya? Pun, bisakah ia mempercayai mereka di saat bayangan mimpi buruknya selalu menghantui?
[hasil gabut bulan Februari 2024, no editing process, banyak gunakan bahasa inggris]