Longing
  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Sepeninggal Ibu, hidup Nadia tak lagi sama. Betapa tidak, pusat dunia yang membersamai selama dua puluh tahun pergi untuk selamanya. Saat itu juga Nadia serasa tak utuh. Pikiran, juga perasaannya tak lagi ia butuh. Tak mudah memaksakan diri menjalani hidup layaknya mayat hidup. Sampai Laras menyuruhnya mencari 'alba' atau pekerjaan paruh waktu, dan mempertemukannya dengan Eros. Bos banyak mau yang senang mencoret-coret hidup Nadia. Sejak bertemu dengan Eros, hidup lurus tanpa masalah hanya tinggal harapan. Siapa sangka, Eros memang bukan "teman" adu mulut biasa, melainkan si pembawa masalah besar yang tak bisa lagi Nadia hindari. Siap tidak siap, ia sadar tak bisa lagi abai, selain menghadapi masa lalunya. "Inginnya aku abai. Lantas untuk apa mengharapkan sesuatu yang tak dapat kugapai?" -Nadia- "Terus saja jadi pengecut, karena memang itulah dirimu." -Eros-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGITKU BERWARNA KAMU
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • My Boss Is OverHormone🔞 (VKook END)
  • Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
  • [BL] Sudden Omega
  • DANADYAKSA
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️

Terkadang, ada waktunya penyesalan datang begitu terlambat. Waktu dan kesempatan memang tidak pernah berjalan beriringan. Mereka saling berlari meninggalkan siapa saja yang tidak bisa sigap. Seperti yang terjadi pada Aru dan Angkasa. Takdir mempertemukan mereka di sebuah panti asuhan dengan kisah yang berbeda namun pada akhirnya saling berikatan. Dua anak malang yang tidak bisa dipisahkan sejak hari pertama mereka berkenalan itu, tumbuh menjadi dua manusia remaja yang memiliki karakter yang berbeda. Aru adalah gadis pengidap kanker stadium tiga. Kepalanya harus botak di usia yang masih sangat kecil. Tapi, karakter Aru yang ceria sama sekali tidak menjadikannya tampak menyedihkan. Ia memiliki cita-cita memiliki rambut berwarna jingga jika suatu hari rambutnya tumbuh lagi. Aru tidak pernah bisa jauh dari Angkasa. Namun, suatu hari tragedi besar merusak segalanya. Apa yang terjadi? akankah takdir menyatukan atau justru berbalik mengkhianati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines