Now and Later

Now and Later

  • WpView
    Reads 520
  • WpVote
    Votes 306
  • WpPart
    Parts 53
WpMetadataReadComplete Thu, Sep 19, 2024
Aruna menangis, menggenggam tangan Angkasa "Angkasa! Bangunlah, tolong! Aku butuh kamu..." Angkasa membuka matanya dengan susah payah, wajahnya pucat dan nafasnya semakin lemah. Angkasa dengan suara lemah "Aruna... aku minta maaf... Aku... tak bisa..." Aruna terisak, berusaha menahan air mata "Jangan katakan begitu. Kamu akan baik-baik saja. Aku di sini, jangan pergi..."
All Rights Reserved
#239
lily
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lihat Angkasa, Bunda.
  • Langit untuk Asa
  • Sea (n) Sky [End✅]
  • Angkasa Zeavarra
  • Layla And The Sky [REVISI]
  • GALANG [SELESAI]
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • Heart to you.(END)
  • Langit Angkasa [SELESAI]

Angkasa harus menjadi Alaska setiap hari demi bundanya yang depresi. Alaska yang merupakan saudara kembar Angkasa itu hilang karena suatu insiden dan belum ditemukan hingga kini. Angkasa harus selalu bekerja demi pengobatan sang bunda dan dirinya sendiri. Mengapa begitu? Karena Ayahnya telah meninggalkan keluarganya. Harapan Angkasa hanya satu, yaitu Alaska kembali. Dengan begitu, mungkin saja bundanya bisa sembuh. Ia benar-benar ingin Alaska kembali, karena Angkasa tak tahu sampai kapan jantungnya masih bisa berdetak. "Bunda, ini Angkasa, bukan Alaska." "Bunda, tolong panggil aku Angkasa sekali saja." Angkasa selalu ingin mengucapkan dua kalimat tersebut, tapi ia selalu diam karena tak ingin melihat bundanya sakit. <><><> Selamat datang di kisah seorang Angkasa Raga Galenza. LET'S PLAY THIS STORY^^ Start : Rabu, 27 April 2022. Finish : - <><><> *SEMUA ADEGAN, KEJADIAN, ALUR, TOKOH, ITU MURNI IMAJINASI PENULIS.* *JANGAN PLAGIAT KALAU MAU SUKSES*

More details
WpActionLinkContent Guidelines