We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hujan Sore Itu

Hujan Sore Itu

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2024
WpInfo
Fiction
Social Themes
Salah seorang berkata, bahwa cinta yang menyakitkan adalah saat tak tersampaikan. Tetapi bagi Zia, berusaha tuk menyampaikan pun sudah terasa kan menyakitkan. Karna Elang bukanlah sosok yang mudah digapai. Menurutnya lebih baik seperti ini. Seperti saat dirinya menikmati hujan disore hari. Damai dan menenangkan. Juga, bukan karna Zia yang tak sanggup menerima sakit saat tak terbalas, melainkan tentang sebagian kecil dari skenario Tuhan yang akan membuat kita berharap pada-Nya atau malah sebaliknya. Hingga suatu kejadian mengubah segalanya. Ternyata Zia benar, tanpa tersampaikan pun dirinya sudah rapuh. Untuk pertama kali, hujan semenyakitkan ini baginya. °°°°° IG : @yosier150 Created : by YosiEr
All Rights Reserved
#650
hujan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ada cinta dibalik hujan turun
  • [DSS 1] Dear Allah [Tamat di KBM App]
  • Mushaf Rindu ✓[TERBIT]
  • Partner Till Jannah
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Takdir From Allah (Revisi)
  • Pangeran Hingga Jannah I END
  • Karena Cinta Yang Salah Aku Istiqomah [TAMAT]✓
  • Ar Rahman untuk Syakilla [Thewattys2019]
  • 31 Months for You (Revisi)

Raina mencintai hujan, lebih dari apa pun. Ada ketenangan dalam setiap tetesnya-seolah langit paham cara menyentuh luka yang tak terlihat. Di balik senyum tipis dan tatapan yang tenang, tersimpan cerita yang tak semua orang tahu. Ia bukan gadis yang suka bercerita. Tidak tentang mimpi-mimpinya, tidak tentang ketakutannya yang diam-diam menjerat. Laut adalah satu dari sedikit hal yang tak pernah ingin ia dekati. Terlalu dalam, terlalu gelap, terlalu mengingatkan pada sesuatu yang hilang. Sekolah menjadi panggung tempat ia bersembunyi di balik rutinitas. Sahabat, tawa, sedikit pertengkaran dengan seseorang yang terlalu usil untuk diabaikan-semuanya cukup untuk membuat hidupnya tampak biasa. Tapi tidak semua luka bisa sembuh hanya dengan waktu. Dan tidak semua hati bisa tetap utuh, bahkan saat hujan terus turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines