We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SILENT REQUIEM |

SILENT REQUIEM |

  • WpView
    Reads 1,545
  • WpVote
    Votes 859
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 9, 2025
WpInfo
Fiction
Mystery
"Dengar," bisik Ezra dengan tenang, "kita tidak melawan. Kita bertahan, lalu keluar saat ada celah." Riven mengangkat alis. "Bertahan? Kau yakin? Mereka sudah tahu kita di sini." Ezra menggeleng. "Kita belum tahu semua yang ada di ruangan ini. Nikolai pasti menyimpan sesuatu yang lebih besar." Langkah-langkah itu berhenti. Keheningan menelan ruangan, seolah waktu membeku. Ezra menajamkan pendengarannya, memastikan posisi musuh. "Lampu mati," bisik Ezra kepada Althea melalui headset. "Sebentar," jawab Althea cepat. Jemarinya menari di atas keyboard, berusaha mengendalikan kembali sistem listrik. "Mereka memblokirku, tapi aku bisa-" Ruangan tiba-tiba gelap gulita. [BUDAYAKAN VOTE SEBELUM MEMBACA] 🫵🏻 UPDATE SETIAP HARI RABU🥰
All Rights Reserved
#843
blood
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hello, Mr. Mafia!
  • (END) SETTING THE PATH OF LIFE - 🔞BL, ABO (JOONGDUNK)
  • Trasmigrazione Gemellare Antagonista.
  • FRAGMENTS OF HEART - GINJAY ☆
  • My Perfect Model ( Republish )
  • Bound to Him
  • Defiant [END]
  • Fraktal Rahasia (Selesai)
  • SHEA SANG FIGURAN
  • Shadow in the Lab

Arunika Sandyakala, gadis 22 tahun yang tengah menikmati healingnya di Italia, tepatnya di kota Roma, harus bernasib sial karena tiba-tiba diculik oleh beberapa pria berbadan besar dan di sekap di ruang bawah tanah. Dia mengumpati nasib sial yang menimpanya. Kenapa harus berakhir sial menjadi tawanan salah tangkap? Bukannya takut hidupnya berakhir begitu saja di hadapan pria yang menjadi ketua Mafia terbesar di daratan Eropa itu, Arunika malah mengumpati pria pertengahan 30 tahun itu sejadi-jadinya. Matteo, pemimpin Mafia terkenal di daratan Eropa itu cukup takjub dengan gadis yang mengaku korban salah tangkap oleh bawahannya. Dia cukup takjub dengan keberanian Arunika yang meludahinya sembari mengumpat dengan suara melengking khas gadis itu, membuat telinganya pengang selama beberapa detik. "Kau salah tangkap bajingan! Lagi pula untuk apa aku menjadi mata-mata Mafia mu? Not my style sekali, tuan!" ••• This is my first story, don't plagiaze it!

More details
WpActionLinkContent Guidelines