2 Piala Yang Menyimpan Segala Memori

2 Piala Yang Menyimpan Segala Memori

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 3, 2024
WpInfo
Non-Fiction
Di suatu hari pada awal tahun 2018 saya mendapatkan dua buah piala dengan usahaku sendiri. Dulu piala pertama yang didapat merupakan hasil lomba menari se-Jakarta Barat. Saya mendapat piala juara ke-2 pada saat itu. Meskipun mendapat juara ke-2, saya sangat bangga karena hasil usaha sendiri. Sementara saya mendapat piala kedua yaitu pada saat kelulusan PAUD angkatan 2017-2018. Saya lulus dan setiap murid mendapat piala kelulusan itu. Piala yang saya dapat berwarna kuning emas dan sedikit ada warna merah, serta ada pita yang ditambahkan berwarna merah dan hijau. Lalu di atas ujung piala ada ikon bintang yang sedikit lonjong kebawah, dan alas dibawah yang berwarna hitam ada tampilan tulisan di setiap pialanya. Bagi saya dua piala tersebut akan menjadi suatu kenangan bagi saya karena ada banyak memori yang saya punya dari piala itu. Saya akan menyimpannya dengan baik dan juga akan menjaganya sebaik mungkin.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gadis Desa Jadi Milliarder (END)
  • POSESIF (END)
  • SENJA yang mendung...
  • Surat MISTERIUS ✔️
  • Janda dua anak itu, Pacarku!
  • Abdi Negaraku
  • BIANTARA [COMPLETE]
  • Senja Termendung
  • Bendahara Kelas [Completed]
  • Romantic Rhapsody  ✔ TERBIT

Lahir dan dibesarkan didesa,kadang aku ingin mengeluh dengan keadaanku,tapi aku selalu ingat kata-kata Ayah: jangan perna mengeluh dengan keadaan,karna Allah tak akan membiarkan umatnya terus-terusan menderita. Aku kini hanya hidup sebatang karah.Kedua orang tuaku sudah meninggal sejak usiaku 15 tahun.Ayahku meninggal karna kangker paru-paru,Ibu meninggal karna sakit TBC yang sudah lama ia derita. Aku jadi yatim-piatu sejak usia yang masih terbilang Muda.Hari-hariku ku habisi hanya Belajar atau membantuh para petani disawah.Tapi dengan begitu aku tidak perna mengeluh dengan hidupku.Aku sekarang duduk dibangkuh SMA didesaku,Aku adalah murid terpandai disekolah.Tak perna kulalui tanpa belajar dan belajar biar suatu saat aku menjadi orang yang sukses. Ya..yang aku lakukan sekarang adalah "BERDOA,BERUSAHA DAN BERSERAH KEPADA ALLAH" " ILLYANA GENDIS WIJAYA " © 16.apr.2017✅ - ⚠️Private Story‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines