Laisse Moi[edit]

Laisse Moi[edit]

  • WpView
    Reads 750
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 3, 2015
Hidup yang teramat sulit selalu gadis itu hadapi . bukan dengan adanya kekuatan dan kesabaran yang membuatnya dapat hidup sampai saat ini melainkan hidup seorang diri lah yang membuatnya tetap teguh menjalani hiruk pikuk dunianya . gadis itu selalu menutup nutupi identitas dirinya yang sebenarnya. Pendiam dan Misterius mungkin itu yang dapat menggambarkan karakter dirinya . hingga pada suatu hari gadis itu Murka dikarenakan munculnya seorang pemuda yang berani mengusik ketenangannya Gadis itu kemudian mengucapkan "Laisse Moi" lalu melenggang pergi meninggalkan pemuda yang hanya berdiam diri memperhatikan punggung gadis itu yang semakin menjauh. "Gak bakal ! " ucap pemuda itu penuh tekad. ******
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY HOPE IS YOU (END)
  • A' Bad Girl
  • TRUST ME ( And I Trust You ) (END)
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)
  • Narasi patah hati
  • Di Balik Kacamata [END]
  • The Dark Side(END)
  • DIMENSI WAKTU
  • BROKEN HEART [END]
  • Mahligai Cinta [END]✓

Dia periang tapi tidak senang, dia gembira tapi juga penuh luka. Hanya berbagi kisah bahagia tanpa kesedihan. Menceritakan kasih sayang yang penuh damba. Munafik? menutup kesedihan dengan kebahagiaan? Menunjukkan "Aku kuat aku bisa, ya aku mampu!. Apa jadinya bila semua itu terjadi pada perempuan yang mendiskripsikan dirinya sendiri seperti paragfraf diatas? Dia tidak terlihat bergoyang ketika bagian patahan kayu yang kokoh itu menggores tubuhnya. Masih berdiri tegak menantang siapa lagi yang akan menenggelamkan dia dalam badai ini. Kisah yang akan di bagikan menceritakan tentang bagaimana hidupnya mulai berjalan seiring waktu yang memaikan perasaannya. Rupanya dia tidak sekuat yang dibayangkan. Goresan patahan itu ternyata meninggalkan bekas yang tidak terlihat namun dapat dirasakan. Mulai mencari penompang mencari siapa yang bisa menyanggah tubuhnya berdiri tegak kembali. Siapa seseorang itu yang bisa menyembuhkan lukanya yang ternyata kian melebar. terlalu lama ia pendam sendiri sampai tidak sadar dirinya sudah mulai rapuh dan terkikis. "Kamu? ia kamu, tolong bawa dia kembali rangkul dia sekuat mungkin, lettakan tanganmu didadanya seraya berkata " semua akan baik-baik saja".

More details
WpActionLinkContent Guidelines