Satu Atap

Satu Atap

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 27, 2025
Hidup Naisa bisa dibilang seperti sinetron murahan yang lupa dikasih jeda iklan.Dia kehilangan banyak hal dalam hidupnya: rumah, orang tua, dan kini harus berpisah lagi dengan satu-satunya keluarga yang tersisa, Bian. Namun hidup punya caranya sendiri, menaruhnya di bawah satu atap bersama Biru, sahabat sang abang yang super dingin bin beku. Hari pertama tinggal bareng? Dapur hampir kebakar. Hari kedua? Biru udah tiga kali pijat pelipis, dua kali tarik napas panjang, dan empat kali hampir kehilangan kesabaran. Tapi meski awalnya hidup mereka cuma diisi bentrokan kecil dan ocehan konyol, perlahan ada sesuatu yang berubah. Biru mulai sadar kalau apartemen yang dulu sunyi jadi lebih 'hidup' sejak Naisa datang. Dan Naisa, di balik segala kebodohan dan cerobohnya, mulai menemukan rasa aman di balik sikap dingin Biru yang ternyata gak sedingin itu. Kadang, rumah gak selalu jadi tempat paling nyaman. Tapi bisa jadi, seseorang yang awalnya cuma disuruh "numpang sementara" justru jadi rumah yang paling susah ditinggalkan.
All Rights Reserved
#30
apartemen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • ATMA FATAMORGANA
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines