Lumpuh

Lumpuh

  • WpView
    Reads 3,913
  • WpVote
    Votes 1,158
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 9, 2024
[MASA DIBACA DOANG KAGA DI VOTE? ENTE KADANG ENTE! JANGAN DI COPY HEY] Bagi Karam, dirinya bagai manusia yang lahir kembali dengan keadaan cacat. Seumur hidup dihabiskan dengan duduk pada kursi roda, itu menyedihkan. Dalam mimpinya ketika tertidur, Karam selalu melihat dirinya mengenakan seragam tentara. Sampai sekarang masih ia harapkan akan menjadi seorang abdi negara dan yakin bahwa kakinya suatu hari bisa berjalan lagi, berlari lagi, untuk mengejar mimpinya. Tidak ada hari yang berbeda saat Karam membuka mata, tidak ada tanda akan berubahnya sikap Ayah dan Kakak. Tapi perasaannya kepada Mawar terus bertambah sampai hari dimana dirinya tidak akan pernah melihat dunia lagi. Desember, 2024 Aku bukan manusia yang diberi kelebihan untuk bisa melihat masa depan, aku menulis ini karena hati kecilku terus berbisik dan mengusik ketenangan. Kalau sudah sampai tulisan ini kepadamu, berarti aku sudah tidak ada lagi di sampingmu. Tapi, aku akan terus menjadi seorang sahabat bahkan ketika raga ku tak mampu kau lihat.
All Rights Reserved
#54
karam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DON'T FORGET ME || SELESAI
  • Lagu Terakhir untuk Pulang ✓ (Terbit)
  • DeaRosa
  • Boomerang ( Completed )
  • My Brother and I
  • MaFiKiBi Society✓
  • Batara dalam hening Jogja
  • Seribu Kisah | | GORESAN PESAN [COMPLETED]
  • FIRST IMPRESSION

[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Mich menghirup vape nya kembali dan menghembuskannya perlahan. Lala yang tidak suka dengan asap vape segera beranjak pergi. "Mau ke mana? tanya Mich. "Pergi lah, asapnya nangudzubillah." "Udah nggak nih." "Bodo amat gue pengen balik." "Gak boleh, ntar lo lapor sama Pak Marsen," "Engga tenang aja, gue janji. Yaudah gue cabut dulu." "La...." lagi-lagi Mich menahan Lala. Lala dengan sangat malas terpaksa mendekati Mich kembali. "Apa lagi si?" Temenin gue di sini," sungguh tidak terduga Mich akan mengatakan itu. Lala yang bingung langsung duduk saja dan kembali menikmati pemandangan kota dengan suasana dingin pada malam hari. "Gue udah nglupain lo, Mich. Jangan buat gue bingung!" "Yakin lo udah nglupain gue?" Lala diam tidak menjawab pertanyaan Mich. Sejujurnya Lala juga tidak tahu pasti apakah ia benar-benar sudah melupakan Mich atau belum. Terkadang, Lala masih deg-degan saat melihat atau berada di dekat Mich, seperti sekarang ini. "Jangan lupain gue, lo gak akan bisa!" Mich menatap Lala lekat-lekat........ • • • Ikutin keseruan kisah cinta SMA nya mereka ya. Kalian juga akan ketemu sama geng kadal dan kawan-kawan....

More details
WpActionLinkContent Guidelines