Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
DENDAM | S2

DENDAM | S2

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 4
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Sep 4, 2024
WpInfo
Fiksi Penggemar
"Ice.. tolong.." "Berhentilah berpura pura, kau kuat" "Y-ya.. aku memang kuat tetapi apakah engkau tidak bisa melepaskan dendam yang ada dipikiranmu itu?" "..." ... RULES -Penjelasan di s1 ada di s2 -Gausah ngehated atau nge komen jahat, cukup skip. Beres -ngevote dong.. -Alur ceritanya akan sama dengan posternya
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#282
balas
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MAREAPADA [Revision]
  • Raka✔ (SEASON 2)  END!
  • GANGSTER (04L)
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • Mengembalikan Ikatan Persaudaraan (End)
  • ADRIEL
  • AILAH(END)✅
  • you(obsesion or love)

Mareapada The Secret of The Universe. Ketika semuanya telah hancur dan terlambat. Hanya keluarganya yang bertahan, dan terlambat menyelamatkan perempuannya. "Aku saja yang dihukum, mengapa harus dia juga?" Mereka melindungi sekaligus menghancurkan. Memang seharusnya karma menyertai keduanya. Kembali kepelukan. Namun, dunia yang berbeda untuknya membuat Arte Daimon memanfaatkan anak sulung pengusaha terbesar yang sudah berdiri berpuluh-puluh tahun dan terus beregenerasi, yang diketahui manusia. Mungkin, ini keserakahan yang dapat dimaklumi. "Apapun untuk kebahagiannya, waktunya terlalu singkat untuk hidup. Kalau dia mampu menembak jantungku, aku ingin mati secepatnya, bersamanya, berulang kali." Asgar mengulangi lagi ucapannya, "kak, apa yang mami lakukan sampai kita dapat hukuman? Apa yang kamu lakukan dengan semua pecahan kaca ini?." Achilles hanya menggeleng dan menjawab. "Asgar, hiduplah seperti yang kamu mau saja, jangan pedulikan aku. Berbahagialah!" Laki-laki bersaudara itu hanya saling menguatkan, dan bertindak semaunya demi keinginannya tercapai. "Demi Arte, 'kan?" 2025©AISA

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan