Tidak seperti yang terlihat

Tidak seperti yang terlihat

  • WpView
    LETTURE 158
  • WpVote
    Voti 7
  • WpPart
    Parti 1
WpMetadataReadCompleta dom, apr 19, 2015
Suatu hari Jack jatuh sakit, ia memang sudah lama mengalami gejala-gejala dari penyakitnya. Tubuhnya mengalami kelumpuhan, tidak bisa digerakkan sama sekali, terpaksa ia harus dirawat dirumah sakit sampai ia sembuh. Dirumah sakit ia hanya bisa tidur berbaring dikasur pasien, untuk menoleh pun sulit. Ia mengalami stress dan depresi yang cukup berat, ia mengkhawatirkan banyak hal, ia takut bahwa ia akan hidup dirumah sakit untuk selamanya atau bahkan ia akan menghabiskan sisa waktunya hanya dengan berbaring dirumah sakit.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Surat tak berbalas
  • Bukan Rumah
  • Conquer Your Heart
  • We're with You
  • Miracle of Survival [END]
  • Lupus, Menemukan Bahagia
  • MOS LOVE STORY
  • Burn it [END]
  • Irreversible || JaeDo

menceritakan tentang perjuangan seorang wanita bernama ayu yang dalam kehidupan karirnya bias dikatakan sebagai wanita karir yang sukses. Namun, sayangnya hingga usianya yang paruh bayah ia belum juga memiliki suami hingga akhirnya ia harus tinggal seorang diri dirumah almarhum orangtuanya. mengisahkan kisah hidup ayu yang dimulai dari ia diserang penyakit yang aneh yang tak seorang pun tahu apa penyakitnya itu hingga akhirnya calon suaminya pun menikah dengan wanita lain disaat ia berjuang melawan penyakitnya. Namun ia begitu susah melupakan pria tersebut walau sudah banyak lelaki yang datang padanya dan melamar pada orangtuanya namun tak satupun yang berhasil menjadi suaminya hingga akhirnya sang ayah meninggal dunia. Seluruh keluarganya menyalahkan ia atas kepergian sang ayah namun ia tetap sabar. Waktu terus berlalu hingga akhirnya usianya tak muda lagi. Ia mulai didahului oleh sang adik-adiknya untuk menikah bahkan keponakannya sendiripun sudah menikah. Waktu tak dapat ditahan akhirnya sang ibu pun meninggal dunia. Sejak kepergian ibunya ia tinggal seorang diri dirumahnya. Sejak saat itulah ia mulai merasakan getirnya hidup yang ia jalani apalagi tatkala ia sedang di uji dengan berbagai macam penyakit. Berualang kali harus dirawat dirumah sakit dan berulang kali pula pisau bedah membelah bagian tubuhnya. Keluarganya nyaris tak mempedulikannya. Walau ia hidup penuh kesuksesan dalam materi namun ia miskin kasih sayang. Tetapi ia tetap sabar dan berusaha kuat menjalani hidupnya. Ia yakin bahwa Allah sudah mempersiapkan kado yang indah untuknya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti