Dia, Pangeran (Revisi)

Dia, Pangeran (Revisi)

  • WpView
    LECTURAS 23,584
  • WpVote
    Votos 13,483
  • WpPart
    Partes 35
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jul 5, 2026
Joya Sheeva Atmaja, perempuan dengan sebutan "Peri Kecil" bagi Ayah kandungnya, kini mengalami banyak kepahitan dalam hidup. Kedua manik matanya telah dirampas untuk mempertontonkan adegan-adegan pilu yang menyengsarakan hidup ibunya. Kehidupan yang diagung-agungkan akan berjalan penuh kebahagian, ternyata menjadi jurang yang membawa segenap nestapa. Derai air mata telah jatuh bertubi-tubi seiring proses bertumbuhnya. Sayangnya, kesedihan itu tak cukup sampai di situ. Ia juga harus kehilangan cintanya. Cinta yang ia anggap sebagai kepercayaan terakhirnya. Kini, tak adalah yang tersisa atas nama cinta. Hidup terus berjalan, manusia-manusia baru bermunculan. Kini, ke manakah langkah kaki dan hati nurani itu memilih? Mungkinkah, masa-masa trauma itu akan kembali menjadi rentetan panjang tak berujung, ataukah berhenti menuju lorong penuh kebahagiaan? "Enggak ada kesedihan yang abadi, Jo. Karena kebahagiaan akan selalu punya ruang untuk hadir. Kita hanya perlu berdamai, berteman dengan bagian dari diri kita yang lainnya," ucap seseorang.
Todos los derechos reservados
#469
sembuh
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Imam Untuk Raina (Selesai)
  • Rania: Melebur Trauma, Menyambut Bahagia
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Teperangkap Dalam Kebiasaan
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • ANTRIAN DOA
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Tasya dan Angkasa

Bagaimana jadinya jika seorang gadis yang penuh dengan trauma di masa lalu hingga tak ingin kembali mengenal pria dalam hidupnya namun takdir malah mempertemukan ia dengan seorang pria yang akan menjadi imam baginya kelak. Rasanya sulit bagi ia untuk kembali membuka hati pasalnya luka yang sempat menggores itu tidak bisa sembuh dalam waktu singkat. Nyatanya berusaha lari untuk menghindar dan melupakan semua kenangan pahit itu malah semakin membuat dirinya tersiksa. "Na, lepaskan sesuatu yang pergi darimu dan relakan sesuatu yang hilang dalam hidupmu. Jangan mencoba untuk mempertahankan sesuatu yang tidak bisa kamu pertahanan karena itu akan semakin membuatmu terluka. Belajarlah untuk mengikhlaskan dan berserah diri pada Allah karena yang menjadi takdirmu tidak akan melewatkanmu" mampukah pria tersebut membuat gadisnya melupakan trauma yang selalu menghantuinya selama ini?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido