Dia, Pangeran (Revisi)

Dia, Pangeran (Revisi)

  • WpView
    Reads 23,443
  • WpVote
    Votes 13,338
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 19, 2026
Joya Sheeva Atmaja, perempuan dengan sebutan "Peri Kecil" bagi Ayah kandungnya, kini mengalami banyak kepahitan dalam hidup. Kedua manik matanya telah dirampas untuk mempertontonkan adegan-adegan pilu yang menyengsarakan hidup ibunya. Kehidupan yang diagung-agungkan akan berjalan penuh kebahagian, ternyata menjadi jurang yang membawa segenap nestapa. Derai air mata telah jatuh bertubi-tubi seiring proses bertumbuhnya. Sayangnya, kesedihan itu tak cukup sampai di situ. Ia juga harus kehilangan cintanya. Cinta yang ia anggap sebagai kepercayaan terakhirnya. Kini, tak adalah yang tersisa atas nama cinta. Hidup terus berjalan, manusia-manusia baru bermunculan. Kini, ke manakah langkah kaki dan hati nurani itu memilih? Mungkinkah, masa-masa trauma itu akan kembali menjadi rentetan panjang tak berujung, ataukah berhenti menuju lorong penuh kebahagiaan? "Enggak ada kesedihan yang abadi, Jo. Karena kebahagiaan akan selalu punya ruang untuk hadir. Kita hanya perlu berdamai, berteman dengan bagian dari diri kita yang lainnya," ucap seseorang.
All Rights Reserved
#14
sembuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teperangkap Dalam Kebiasaan
  • Tasya dan Angkasa
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • 𝐌𝐲 𝐁𝐢𝐚𝐬 (𝙶𝚘𝚞 𝙼𝚒𝚗𝚐𝚛𝚞𝚒) | TAMAT |
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Imam Untuk Raina (Selesai)
  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • Juan [REVISI]

Dalam hubungan yang penuh gejolak, lelaki ini memiliki sifat egois dan keras kepala, selalu mau menang sendiri, dan kerap berperan sebagai korban dalam setiap pertengkaran. Dia tidak pernah mengakui kesalahannya, membuat pasangannya seolah selalu salah. Sang perempuan, dengan penuh kesabaran, bertahan melalui semua rasa sakit dan manipulasi emosional. Dia berharap suatu hari lelaki itu akan berubah, namun setiap langkah yang diambilnya hanya semakin memperdalam luka. Meski begitu, ada batas pada setiap hati yang terluka. Setelah sekian lama bertahan, cinta yang dulu begitu dalam mulai memudar. Sang perempuan kini berada di titik di mana dia merasa mati rasa, kehilangan gairah dan harapan dalam hubungan itu. Apakah dia akan tetap bertahan dalam hubungan yang menghancurkan jiwanya, atau akhirnya memilih untuk melepaskan dan menemukan kembali dirinya? Kisah ini menggambarkan pertarungan batin, ketahanan hati, dan perjalanan mencari arti cinta yang sesungguhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines