AEVITERNITY - Timeless Touch

AEVITERNITY - Timeless Touch

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 21, 2025
ONGOING - (Fantasy + Romance) "Mungkin kau telah melupakanku dua kali, tapi aku akan mengingatmu berkali-kali, Jenur." - Jenur terbangun di tengah hutan yang asing, di bawah langit merah yang tak pernah ia lihat sebelumnya. Rasa dingin mengalir di sepanjang tulang punggungnya, tapi lebih dari itu, ada sesuatu yang lebih aneh-semua terasa begitu nyata. Dari balik kabut tebal yang menyelimuti pepohonan, muncul sosok pria dengan tatapan tajam dan langkah tenang. "Siapa kau?" tanya Jenur dengan suara bergetar, tetapi pria itu hanya tersenyum samar. Ia tahu namanya-seolah mereka pernah bertemu sebelumnya, meskipun Jenur tidak pernah mengingatnya. Setiap malam, tanpa sadar, Jenur kembali ke dunia yang sama, bertemu dengan pria yang ternyata bukan manusia, melainkan makhluk abadi yang tersohor akan keganasannya. Tapi dalam mimpinya, ia tidak merasakan ancaman; justru ada sesuatu yang lebih lembut, sesuatu yang perlahan merayap masuk ke dalam hatinya. Pria itu, meskipun keras dan misterius, memiliki sisi lain yang membuat Jenur penasaran. Mereka berbincang, tertawa, bahkan mulai menganyam perasaan yang tak terduga. Namun, seiring berjalannya waktu, Jenur mulai merasakan bahwa pertemuan di dunia mimpi itu berdampak pada hidupnya di dunia nyata. Pikirannya terganggu, emosinya terguncang, dan dia merasa seperti terikat oleh sesuatu yang tak kasat mata. Ketika ia mulai sadar bahwa hubungan ini bukan sekadar mimpi biasa, ia merasa takut. Bagaimana jika makhluk itu menuntut lebih? Bagaimana jika perasaan ini terus tumbuh dan mengakar, hingga ia kehilangan kendali atas hidupnya sendiri? Di persimpangan antara cinta dan kenyataan, Jenur dihadapkan pada pilihan yang sulit. Haruskah ia tetap terikat pada mimpi yang penuh gairah namun berbahaya itu, ataukah ia harus memutuskan segala ikatan dan kembali ke realitas, meskipun hatinya mungkin tak pernah sama lagi? Jalan manakah yang akan Jenur pilih? Publish: kamis, 5 september 2024 Selesai: -
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • DESTINY WITH THE DEVIL II
  • The Miracle Of Crystals
  • Pain of the Slayer
  • The Fate Of Irina (Sudah Terbit)
  • Luna's Journey (Sudah Terbit)
  • World of Illusion

Kecil, putih, terbang melesat? Apalagi, kalau bukan Naci (nasi kecil) seorang hantu yang tinggal di pohon pete bersama keluarganya. Dia mati, sudah 5 tahun berlalu, tetapi dia kembali ke hadapannya. Hanya untuk memanfatkannya, tidak masalah dia senang. Namun, ketakutan dalam kenyataan tentang perasaan tidak ingin ditinggal kembali, itu selalu mengganggunya menjadi obsesi gelap. "Cepat atau lambat aku akan pergi kembali Mas. Jadi, ayo kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia kali ini, dengan sisa yang ada, sebelum semuanya kembali lenyap dari pandangan." Pria itu membantah dengan tegas. "Jalani saja sekarang ini, aku mau egois untuk satu hal itu, apalagi yang bersangkut pautkan dengan dirimu. Tidak ada hal yang harus dibantah, kata kamu mari kita ukir takdir kita sendiri dengan bahagia, 'kan? Jadi, ayo kita ukir dengan aku sebagai porosnya." Sudut bibirnya terangkat, perlahan turun. Iris cokelat itu menatap dalam gadisnya. "Tidak ada perpisahan yang sakit mulai sekarang. Jadi, ayo ikuti kemauanku seolah-olah kamu hidup kembali." Sungguh gila! Kenyataan apalagi yang harus wanita itu terima, seharusnya bukan seperti ini. Menerima obsesi gelap dari pemuda yang pernah singgah di hatinya. Kemalangan datang di saat semua orang mangkir dari tanggung jawab. Ini tentang pria yang balik ke kampung halaman, membuka luka lama yang selama ini ia pendam dan memilih pergi ke kota. Dengan kembalinya dia ke desa apakah yang akan dia dapatkan? Kemalangan bertemu hantu jail atau kesenangan. Karena ada rahasia yang terkuak secara perlahan. Suara ciri khas Naci adalah PIU. "Piu, Piu, Piu." Bahasa yang hanya dimengerti bangsa jin. ⚠️PLAGIAT JAUH-JAUH SANA! DILARANG MENYALIN DALAM BENTUK APA PUN! HARGAIN JERIH PAYAH ORANG LAIN, KALAU KAMU ORANG~ #8 Humor 3/5/24 #1 Arwah 14/5/24 #1 Hantu 16/5/24 #2 Fiksi umum 21/8/24 #3 Romansa 20/5/25 #5 Fantasi 20/5/25 #3 darkromance 20/5/25

More details
WpActionLinkContent Guidelines