Story cover for Badai by aisyayv
Badai
  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 1
Terminé, Publié initialement sept. 05, 2024
"Kamu engga kasihan sama Ibu, Kak? Ibu butuh teman. Kamu ga ngerti posisi ibu saat ini, harusnya kamu paham!"

Ketika kamu berada di posisi kamu lah yang harus mengerti keadaan orang lain dari pada kamu sendiri.

"Ica, sepertinya kamu engga hanya ada anxiety, depresi tapi ada juga bipolar dan skizofernia." Bahkan ibumu bukan tempatmu dan ayahmu tidak dapat dijadikan sandaran hanya untuk berkeluh kesah.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Badai à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#567mentalhealth
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Eliinaa, écrit par vfryfrljnvsnmtm
5 chapitres Terminé
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
뭐라고요 cover
ANDAI AKU BISA  cover
Renjana Niskala [slow up] cover
About other -End- cover
Story Of Ansel cover
Eliinaa cover
don't leave daddy CH2 (END) cover
Semesta untuk sean cover
Miracle of Survival [END] cover
UNTUKMU SUNOO || ft ENHYPEN cover

뭐라고요

52 chapitres Terminé

"Kapan mereka bisa menerima diriku?" "Hiks... Hiks... Hiks... "Tapi adek gimana, aku ga mau kehilangan adek" "Kalian ga lupa kan dia itu pembawa sial di rumah ini" "Jangan lupakan atas apa yang di lakukan anak itu, seharusnya semenjak orang tua kita meninggal, anak itu sudah pergi dari sini, tapi dia tidak tahu diri dan masih aja menjadi benalu di rumah ini" Kak... Udah kak... Kalian jangan bertengkar lagi. Adek gak mau kalian bertengkar karna adek, Adek udah dari awal memaafkan mereka karna mereka berhak mendapat kesempatan kedua untuk berubah