ONE HUNDRED HAPPINESS FROM FAMILY

ONE HUNDRED HAPPINESS FROM FAMILY

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Oct 4, 2024
Dalam kisah keluarga yang penuh emosi ini, Aji, Jihan, dan Erik tumbuh dalam suasana kasih sayang yang diciptakan oleh Pak Heru dan Bu Titik, orang tua yang penuh perhatian. Aji dan Jihan dibesarkan dengan nilai-nilai disiplin dan kemandirian, berkat pendidikan ketat dari kedua orang tua mereka. Namun, semuanya berubah ketika Erik, si bungsu, lahir dengan kelainan jantung yang serius. Kekhawatiran Pak Heru dan Bu Titik terhadap kesehatan Erik membuat mereka mengubah cara mendidik anak bungsu itu. Erik tumbuh menjadi sosok yang manja, dikelilingi oleh perhatian berlebih yang membuatnya sulit beradaptasi dengan tantangan kehidupan. Sementara Aji dan Jihan berjuang untuk menemukan tempat mereka dalam keluarga, Erik berjuang dengan identitasnya yang berbeda. Ketika cobaan semakin mendekat, ketiga saudara ini harus menghadapi realitas tentang cinta, pengorbanan, dan apa artinya menjadi keluarga. Dalam perjalanan mereka, Aji dan Jihan berusaha memahami Erik, sementara Erik berusaha menemukan kekuatan di balik kelemahannya. Sebuah kisah tentang harapan, pertumbuhan, dan ikatan yang terjalin di antara saudara-saudara dalam menghadapi tantangan hidup.
All Rights Reserved
#17
authors
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REDUM
  • Rumah Tanpa Ibu-Ayah Juno dan Ketiga Anaknya
  • Tujuh Hati, Satu Rumah
  • Different, D.A || Selesai ||
  • DIKA & ADRA
  • Auriga [END]
  • Angkasa dan Cerita
REDUM

Pergulatan Na Jaemin dengan kerasnya hidup pada akhirnya membuat sebuah pertemuan yang sangat indah dengan Na Jisung. Meskipun Jaemin harus menuntun Jisung sendirian, dia tetap merasa mampu melakukan itu. Yang dilupakan Jaemin adalah sejauh apapun dia menuntun Jisung sendirian, Jisung membutuhkan tangan lain untuk membantunya. Jaemin bukan orang lemah, tapi Jisung adalah kelemahannya. Pernyataan itu berlaku setelah malam itu, saat suara tangisan Jisung mulai merambat di telinganya. Saat dimana dunianya menjadi berpusat pada bagaimana cara membuat Jisung tetap bisa marasakan kasih sayang dari orang tua tunggal. Jaemin sering mendengar bahwa ikatan batin antara orang tua dan anak tidak akan pernah salah. Jaemin akui itu benar dan Jaemin juga merasa bahwa hal itulah yang akhirnya membuat kisahnya justru berubah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines