Waves of Love
  • WpView
    Reads 97
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Sep 6, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Tagslove
Di tepi pantai yang tenang, Arunika, seorang wanita karier yang ambisius, bertemu kembali dengan sahabat masa kuliahnya, Rifan. Dalam suasana malam yang romantis, keduanya saling bertatapan, dan perasaan yang terpendam selama ini mulai menghangat. Meskipun mereka telah menjalani hidup yang berbeda, ikatan di antara mereka tak pernah pudar. Saat gelombang perasaan mengalir, Arunika dan Rifan harus menghadapi keraguan dan ketakutan akan kehilangan. Dalam perjalanan cinta yang penuh gairah dan emosi, mereka belajar untuk berani mencintai dan menerima risiko yang datang. Namun, akankah cinta mereka mampu bertahan di tengah tantangan yang menghadang?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Luka di Atas Janji
  • why you ?   ( ON GOING)
  • EXPECTANCY
  • Hati yang pernah luka
  • Senja Yang Sunyi
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Hingga Takdir Menguatkanku
  • TIMELESS CRUSH (REVISI)
  • Harmoni Ombak Dan Lensa [LENGKAP]

Mengisahkan tentang Alina, seorang mahasiswa baru yang pemalu dan merasa terasing di Universitas Bintang Antariksa. Hari-hari ospeknya berubah menjadi neraka akibat perlakuan Orion, senior karismatik namun kejam, dan kelompoknya. Setiap tatapan dan ejekan Orion bagai luka yang terukir dalam benak Alina, membuatnya semakin menarik diri. Di tengah intimidasi yang terus menerpanya, satu-satunya cahaya bagi Alina adalah Lyra, sahabatnya yang ceria dan selalu ada di sisi. Namun, takdir memiliki rencana yang tak terduga. Seiring berjalannya waktu, di balik sikap dingin dan perundungannya, Orion mulai menunjukkan sisi lain dirinya kepada Alina. Ada tatapan yang tak lagi mengejek, sapaan yang tak lagi sinis, bahkan bantuan kecil yang terasa tulus. Perlahan, tanpa disadari, benih-benih perasaan aneh mulai tumbuh di hati Alina. Ia mulai melihat Orion bukan hanya sebagai sosok yang menakutkan, namun juga sebagai seseorang yang menyimpan kerapuhan. Perubahan sikap Orion membuat Alina memberanikan diri untuk membuka hatinya. Ia mulai percaya bahwa mungkin ada alasan di balik perlakuan Orion, dan mungkin, di balik topeng intimidasi itu, ada hati yang bisa ia raih. Namun, kebahagiaan Alina kembali terhempas ketika ia menyadari bahwa perhatian Orion yang tampak tertuju padanya ternyata memiliki arah yang lain. Bukan dirinya yang mampu meluluhkan hati Orion, melainkan Lyra, sahabatnya sendiri. Alina menyaksikan dengan hati hancur bagaimana Orion diam-diam menaruh perhatian pada Lyra. Senyum tulus yang dulu sempat ia kira untuknya, ternyata dipersembahkan untuk sahabatnya. Kata-kata lembut yang sempat membuatnya berharap, ternyata ditujukan pada orang lain. Alina terperangkap dalam labirin pengkhianatan dan patah hati. Dibuli oleh orang yang ia cintai, dan dikhianati oleh cinta yang bahkan belum sempat ia genggam sepenuhnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines