Story cover for Cupcake Plus Wine by ayin_un
Cupcake Plus Wine
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Sep 06, 2024
Tentang gadis cantik bernama Kemaning Gavya Widjaya yang sangat menyukai lebih ke obsesi malah dengan hal hal yang berbau Pink atau Merah Muda. "I'm just a girl" katanya. Hingga suatu hari, dia tidak sengaja bertemu dengan laki-laki tampan spek Idol Korea bernama Sunghoon  yang membuatnya spechless hingga ke ubun ubun. 

" Bisa stop ngintilin gue nggak!? " Kata orang yang ia temui di perpustakaan beberapa minggu lalu. "Orang lo spek Sunghoon gitu ya mana bisa gue berhenti ngejar lo djingan " 

  
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Cupcake Plus Wine to your library and receive updates
or
#644ceritafiksi
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
SOLITUDE cover
STAY WITH ME (ON GOING) cover
LOOKISM x f! reader cover
happy ddeonu  cover
𝙇𝙚𝙩 𝙈𝙚 𝙄𝙣 - 𝙋𝙖𝙧𝙠 𝙎𝙪𝙣𝙜𝙝𝙤𝙤𝙣 cover
Kak Jovi | Jungwoo ✓ cover
HE'S DIFFERENT FROM THE OTHER || SUNGJAKE (END)  cover
Bad Boy | Kang Daniel [COMPLETED] cover
Broken home 1821+ cover
Before The Happy Ending || Jay Enhypen cover

SOLITUDE

28 parts Ongoing

"Lo cuma bahan seks gue, tapi gue sayang lo" kata lelaki itu dengan keadaan setengah sadar sambil mengusap pelan wajah gadis yang ada dihadapanya, mungkin karena terlalu banyak mengkonsumsi minuman berakohol. Gadis itu terdiam mendengar perkataan lelaki yang saat ini terbaring lemah disofa. Jadi selama ini semua kata-kata manis, semua perhatian itu karena dia cuma bahan seks ya? Gadis itu tersenyum miris. Gadis itu salah satu orang percaya kalau orang mabuk akan berkata dengan jujur. Dengan perlahan gadis itu berdiri menuju kearah dapur mengambil air hangat lalu kembali dan mengompers lelaki itu. Suhu badan lelaki itu sedikit hangat maka dari itu dia mengompresnya. Perlahan gadis itu membuka jaket yang membalut kaos hitam polos dari lelaki itu kemudian dia memperbaiki letak posisi tidur lelaki itu. Setelah semuanya sudah selesai gadis itu mengambil tas selempang miliknya yang berada dikamar sebelum keluar dari appartemen, gadis itu sedikit melirik kearah lelaki yang sudah tidur itu, kemudian melanjutkan langkahnya. "Jadi cuma bahan seks ya?" gumam gadis itu dengan meneteskan air mata. Sekali lagi gadis itu tersenyum miris sambil menatap kosong pintu lift.