Story cover for Dear, Mama! by keyrianggara
Dear, Mama!
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Sep 06, 2024
Mature
Plak

Satu tamparan mengenai pipi mulus anak yang tidak dosa ini, mata yang sudah sembab dan juga biru akibat pukulan wanita di depan nya itu. Gadis ini mendongak sambil menahan pipi yang habis di tampar tersebut.
"Masih mau kamu kaya gini lagi hah? Aku cape ngurusin kamu dari mengandung sampai kamu besar begini. Kamu pikir enak"
Sambil jambak rambut gadis yang bernama Fanny Iskandar ini, meringis pelan.
"MA, LEPASIN GAK? AKU JUGA CAPE MA DIGINIIN TERUS, MAMA GAK PERNAH PERHATIAN KE AKU. GAK PERNAH NANYAIN AKU SETELAH PULANG SEKOLAH ATAU AKU ADA CERITA HARI INI, CAPE MA AKU. MAMA PIKIR AKU GAK CAPE? AKU BISA CAPE"

Gadis yang bernama Fanny Iskandar ini, melepas kasar tangan mama nya itu. sambil berlari menuju dapur mengambil pisau, pada akhirnya Fanny menusukkan dirinya sendiri di depan keluarga nya. 


akankah terror dendam dari Fanny akan terbalaskan??

photo Credit by Pinterest 
editing by Canva
All Rights Reserved
Sign up to add Dear, Mama! to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Anna's Secret [END]  by kuyangduid
50 parts Complete
-PROSES REVISI WARNING⚠️ [SEBELUM BACA WAJIB FOLLOW AKUN DAN IG AUTOR YANG TELAH DISEDIAKAN DI BIO] *** Seseorang wanita paruh baya memberikan hadiah cambukan pada anaknya yang melakukan kesalahan sangat kecil, namun dimatanya kesalahan itu terlampau besar. Anaknya menangis dan meminta ampun agar pukulan demi pukulan berhenti, tetapi yang didapatkan malah justru sebaliknya pukulan makin keras dan menerjang tubuhnya. Tetapi karena rasa kebencian perempuan yang melahirkannya, dia tetap bersih kukuh memukul, menendang, mencambuknya bahkan memukul menggunakan tongkat besbol. "Ampun Mahhh, bukan aku yang bunuh ayahhh" ucapnya dengan isakan, ringisan menahan sakit. "KAN SUDAH PERNAH SAYA BILANG SAYA BUKAN MAMAH KAMU!!! KAMU PENYEBAB SUAMI SAYA MATI SEBAGAI BALASAN KAMU HARUS MATI" Menarik rambut perempuan yang sudah terduduk di lantai. Ini adalah kisah seseorang gadis yang meminta kebahagian pada keluarga kandungnya, walaupun keluarganya tidak menginginkan kehadirannya. Karena rasa sayangnya dia rela dijadikan sebagai hewan dan pembantu dirumah. Akankah gadis itu mendapatkan kebahagiaan yang dia inginkan? Atau justru hinaan yang dia dapatkan? Semoga tuhan membuka pintu hati keluarganya. *** kepo ya? mampir dong masa gak hahaha... TIDAK NERIMA PLAGIAT-!!! [JIKA ADA PERSAMAAN TOKOH, COVER, DAN LATAR BELAKANG CERITA ITU MURNI TIDAK TERSENGAJAAN KAWAN!] jangan lupa vote and komen dan sebar link keteman teman kalian ya. follow ig autor. Axrsty_ dan jangan lupa follow akun autor. sampai jumpa🙌🏻 publikasi: 5/7/2021 end: 24/9/2021
You may also like
Slide 1 of 9
Benalu [Terbit] cover
^KALFA^ cover
fake nerd girl [END]sedang Revisi cover
Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan cover
JADE cover
TACENDA [HiraetH] Revisi cover
Revenge Pays Off[COMPLETED] cover
Anna's Secret [END]  cover
The Prince's Curse cover

Benalu [Terbit]

75 parts Complete

"Bahkan ibunya sendiri membuang anak itu." Semesta pun menghiraukannya, seperti bayangan yang tak pernah di anggap ada, seperti benalu yang tidak pernah di inginkan kehadirannya. *** Nyatanya, ada hasil yang menghianati usaha dan tidak semua usaha akan di kabulkan dengan hasil yang baik. Ya, Teresa sadar hal baik tidak akan pernah ada dalam kisah hidupnya. Benalu akan tetap menjadi benalu, sang penganggu yang tak pernah di inginkan ada. Tangisan pilu selalu keluar dari mulutnya yang menyimpan banyak kisah luka, entah waktu kecil atau bahkan sampai sekarang. "Seharusnya anak seperti kamu tidak lahir dari rahim saya!" ucap wanita itu dengan tatapan penuh kebencian. Teresa Audiyatama. Seseorang yang berusaha menghilangkan label 'benalu' dan 'anak pembawa sial' di dalam diri dengan berbagai cara. Sakitnya di permainkan, di jadikan alat balas dendam, mendapat penghianatan yang begitu menyakitkan, sampai harus kehilangan orang-orang yang di sayangi. Tapi, kenapa semesta masi tidak mau berbaik hati padanya? Rasa sakit itu semakin menyakitkan. Setiap hari lubang kelam di hati semakin dalam, menyisahkan kekelaman yang mengerikan.