KASTA
  • Reads 14
  • Votes 2
  • Parts 1
  • Reads 14
  • Votes 2
  • Parts 1
Ongoing, First published Sep 06, 2024
Mature
Kansa Anastasya Bramantya Seorang anak tunggal seorang jenderal tertinggi di kota metropolitan, dia dari berumur 5 tahun sudah ditinggal oleh ibunya, Kansa sekarang berumur 18 tahun tepatnya dia sekarang lulus dari SMA dan dia baru menginjak berkuliah di salah satu universitas elit dikotanya. Dia terkenal dengan kecantikannya, kepinterannya bahkan banyak orang yang suka dengan kepribadian dari kansa yang sangat ramah. Dia dirumah tingga bersama dengan ayahnya dan para bawahan ayahnya. Tetapi ada satu hal yang tidak disukai oleh kansa salah satunya adalah penjagaan yang sangat ketat dari ayahnya. Apalagi setelah kejadian yang menimpa bundanya, saat keluar rumah kansa akan diikuti oleh para bawahan ayahnya 
Tetapi Saat suatu hari datanglah seorang ajudan bernama Asta bumi wijaya yang merupakan ajudan muda berumur 22 tahun, Yang terkenal dingin dan irit berbicara. Asta anak seorang jenderal wijaya yang ditugaskan kusus untuk melindungi kansa.
Apakah kansa akan menerima ajudan yang bernama asta itu? atau kansa akan tertekan dengan keberadaan dari asta 
Kalau kalian penasaran ?
Kepoin terus ya ceritanya ?
Gass...
Cerita hanya fiktif belaka bila ada kesamaan tokoh bahkan nama itu hal yang tidak disengaja bahkan bila ada pangkat atau hal yang salah mohon dimaafkan karena mimin hanya manusia biasa yang terkadang salah
All Rights Reserved
Sign up to add KASTA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
The H Story cover
Give Me Your Sandwich! [END Lengkap] cover
SERA cover
My Uncle 18+  cover
Forbidden Love: KAISER cover
Dark Love cover
Hello, KKN! cover
Pemuas Keluarga Angkat cover
Transmigrasi Seksi Bumil  cover
Obsession cover

The H Story

12 parts Ongoing

"Ini abang pijet ya, awalnya agak sakit tapi lama-lama juga enakan." Perlahan Alan memijat kaki adiknya itu. Kulitnya yang halus licin itu terasa luar biasa di telapak tangan Alan. "Ahh sakit, ouhhh pelan pelan abangg."