I Love You More

I Love You More

  • WpView
    LECTURAS 2,220
  • WpVote
    Votos 708
  • WpPart
    Partes 24
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 15, 2024
Cerita ini tidak hanya bertuliskan tentang cinta di masa SMA. Namun, mengangkat tentang Sosial Harassement dan Bullying yang bisa saja terjadi dilingkungan sekolah di hadapan publik. Agar, orang-orang yang masih menutup mata akan kasus seperti pelecehan dan bullying mengerti bahwa kedua hal tersebut adalah tindak kejahatan yang berpengaruh besar untuk hidup para korban. DIAM BUKAN PILIHAN. LAWAN PELECEHAN. LAWAN BULLYING. MARI BERSUARA! (ON GOING) (DON'T PLAGIAT)
Todos los derechos reservados
#571
bullying
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • IPA & IPS
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • Masa SMA
  • Rewrite the Start
  • Yayasan Putih
  • Air Mata Elara
  • DELISHA
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Aku Yang Salah | ✔

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido