Love, Low-Key (END)

Love, Low-Key (END)

  • WpView
    Reads 39,490
  • WpVote
    Votes 8,320
  • WpPart
    Parts 42
WpMetadataReadComplete Tue, Jun 2, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
First Love
Highschool
Slow Burn
Kancha menemukannya. Untuk yang pertama kali. Tatapan mereka terpaut. Tidak ada hal lain, hanya sebatas itu. Tanpa untaian kata tertinggal. Melupakan prinsip bahwa jatuh cinta adalah hal yang paling mengerikan. Kancha sadar, menyerahkan hati pada sosok Cello Lavoizer adalah bencana besar. Sejenak dia tertawa miris. Bahkan untuk saling berkenalan saja, ia tak pernah lakukan. Lantas, mengapa hasratnya berkeinginan lebih padahal mereka hanya sebatas dua insani minim interaksi? "He never love me back," gumamnya dengan wajah datar. Tapi, apakah benar begitu, Cello? | 𝐀 𝑳𝒐𝒗𝒆 𝐬𝐭𝐨𝐫𝐲 𝐰𝐫𝐢𝐭𝐭𝐞𝐧 𝐢𝐧 𝐞𝐲𝐞 𝐜𝐨𝐧𝐭𝐚𝐜𝐭 𝐚𝐧𝐝 𝐤𝐞𝐩𝐭 𝑳𝒐𝒘-𝑲𝒆𝒚 🏅#1 Misunderstanding (January 31, 2026) 🏅#1 Denial (January 30, 2026) 🏅#1 Sexual Harrasment (January 30, 2026) 🏅#1 Yearning (January 30, 2026) 🏅#1 Manhater (February 20, 2026) 🏅#1 Phsycologist (February 20, 2026) 🏅#1 Highschool (February 20, 2026) 🏅#1 Teenagelove (April 7, 2026) 🏅#1 Hidden Love (May 3, 2026) ©ᴛᴀɴɪᴀsᴀsʜᴀ | ᴏᴄᴛᴏʙᴇʀ 5, 2023 F e b r u a r y 1st, 2 0 2 6
All Rights Reserved
#264
denial
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sabtu Malam Minggu
  • Meet Me at the Basement
  • Sweet Disaster
  • Sweet Talker, Heartbreaker
  • Detoksifikasi Dopamin dalam Lima Babak
  • Epic Battle
  • Rhythm in Our Hearts
  • Accidentally on Purpose
  • Délice
  • How to Break a Heartbreaker

Berapa kali Arwen harus bilang? Mereka nggak pacaran! Hanya karena Arwin-Si Kapten Basket, punya nama mirip dengannya dan mengerjakan proyek Sejarah bersama, satu sekolahan berpikir cowok tersebut punya hubungan istimewa dengan Arwen. Padahal, bagi Arwen pertemuan dengan cowok itu adalah salah satu kesialan terbesar sepanjang kehidupan remajanya. Namun, demi menyelamatkan nasib ekskul majalahnya, Arwen dipaksa berhadapan dengan Arwin sekali lagi. Arwin cuma remaja kikuk saat orang-orang mulai bergosip tentang hubungannya dengan Arwen. Meski cewek itu bertindak sesuka hatinya, dia jelas teman yang menyenangkan. Namun, semua berubah saat hubungan mereka merenggang setelah proyek Sejarah berakhir. Tapi kenapa? Saat Sabtu Malam Minggu kembali memberi mereka satu kesempatan untuk menyelesaikan urusannya, mampukah mereka bicara dan menghadapi perasaan masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines