We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Untuk Keandra

Untuk Keandra

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 25, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Keandra Elsharawy Barata. Ia memang salah satu siswa yang terkenal nakal dan tidak penurut. Namun, ia paling tidak suka ketika dituduh bersalah padahal tidak terlibat sama sekali. Seperti yang terjadi hari ini. "Jadi ini salah siapa? Kamu Keandra?" tanya Pak Abi kepada seluruh siswa SMA Pradipta yang ada di tempat kejadian perkara. Keandra dengan santai menggeleng. "Bukan, Pak." Juan berjalan mendekati Pak Abi dan mengatakan bahwa ia dengan jelas melihat jika Keandra yang melakukannya. Keandra naik pitam. Juan ini apa-apaan, pikirnya. "Saya berani sumpah kalo bukan saya pelakunya, Pak." balas Keandra dengan nada sedikit ngegas. Ia sudah tidak bisa santai karena Juan. Seorang gadis tiba-tiba datang dan menerobos kerumunan siswa agar sampai di tempat kejadian perkara. "Saya...pelakunya, Pak." ucap gadis itu tiba-tiba yang tentu membuat semua orang menoleh ke arahnya dengan tatapan tidak percaya. Yang benar saja? Oh, damn. What the hell is this?
All Rights Reserved
#436
pacaran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Is LOVE
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • Janji Sepasang Bintang (SELESAI)
  • I'm Fine
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • RAJAWALI
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • TENTANG WAKTU [Tamat]
Is LOVE

Apa itu cinta? Apa dia berwujud? Atau tidak? Kenapa jika mencintai seseorang harus jantung yang merasakan debarannya. Tetapi... jika terluka bukan hanya jantung yang tersakiti, namun hatipun ikut juga merasakannya. *** Debaran jantungku terasa begitu kencang saat seorang siswa laki-laki dengan aura ketampanan yang mampu membuat para siswi diSMA-nya berteriak mengaguminya. Dia jatuh hati terhadap siswa laki-laki itu. Dia selalu berada dibelakang laki-laki itu seperti penonton yang membawa poster besar sambil berteriak mendukung kesuksesan dalam pertandingan itu. Aku ingin menghampiri dia. Tetapi... aku takut kalau dia bukan malah menerimaku tapi malah menghujaniku dengan semua hinaan pedas yang keluar dari mulutnya. Ya, memang aku tau posisiku di sini. Gadis berkaca mata dengan bermodal baju kebesaran yang ditemani rok SMA-nya yang ikut juga kebesaran. Culun, cupu, kuper, dan sangat dekil. Bagaimana tidak dekil. Rambut yang seperti jarang ditata alias semrawut kalo orang jawa bilang dan juga, sepatu yang usang. Sungguh pas jika ia pantas diasingkan oleh siswi-siswi lainnya. Hufttt.... Helaan nafasku dengan mulai memundurkan gerak kakiku ke belakang untuk segera pergi dari hadapan keramaian siswi-siswi lainnya yang mengagung-agungkan laki-laki yang membuatnya jatuh hati. 'Menyukainya dan dibalas rasaku memang tak pantas untuk kugapai. Mungkin dengan mengaguminya dari belakang sudah cukup pantas bagiku.' -IS LOVE

More details
WpActionLinkContent Guidelines