We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Hati yang Tersakiti

Hati yang Tersakiti

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 9, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Sinopsis Naya, seorang desainer grafis, jatuh cinta pada Arka, seorang fotografer penuh misteri. Awalnya hubungan mereka bahagia, namun Arka mulai menjauh dan akhirnya memutuskan hubungan, meninggalkan Naya dalam kesedihan mendalam. Di tengah upaya untuk bangkit, Naya bertemu dengan Bima, seorang kurator seni yang membantunya sembuh dari luka hati. Naya belajar bahwa cinta sejati dimulai dari mencintai diri sendiri dan bahwa luka bisa menjadi jalan menuju kebahagiaan baru.
All Rights Reserved
#29
lukahati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Mahligai Sunyi
  • Autumn and Rain
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • Oh, My Sugarman
  • ARYANA
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Ketuk Pintu Dulu !

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines