Kota Bertanya

Kota Bertanya

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 14, 2024
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Tahun 1942. Ketika wilayah lepas dari aman. Manusia gentar untuk bersembunyi, dibalik bongkohan gedung rapuh, tubuh mereka tak kekal. sekelompok manusia kecil terus menelusuri aspal rusak, sebagai kelompok yang amat gesit, mereka tidak berbalik dan lari; tapi maju demi hari mendatang. Kedewasaan tampak tak berarti di dunia. London, kapital yang dahulu berdiri, seolah hilang. Lenyap begitu saja, dan mereka tidak mengerti. Semua orang tampak tidak mengerti. - _ Note. To be warned!: mengandung penjelasan eksplisit dan beberapa g0re.(Beberapa, oke?) Cover book work in progress! Nanti ganti. Bacalah dengan pelan-pelan readers! Enjoy <3.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • in ROOM
  • Senja Di Kegelapan Malam [HIATUS]
  • Jejak Cahaya Di Kota Tanpa Langit
  • Labirin Ilusi
  • Identitas Yang tersembunyi...
  • Crusade
  • 𝐃𝐄𝐀𝐓𝐇 𝐋𝐔𝐑𝐊𝐒
  • PANTHERO SECRET [END]
  • THE SECOND WORLD
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines