Story cover for Rasa Dalam Kata by ailema360639
Rasa Dalam Kata
  • WpView
    LETTURE 68
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 5
  • WpView
    LETTURE 68
  • WpVote
    Voti 6
  • WpPart
    Parti 5
In corso, pubblicata il set 09, 2024
---

"Selamat datang di 'Rasa dalam Kata' - ruang di mana kata-kata menjadi pelipur lara, tempat perasaan bebas untuk mengalir. Di sini, aku menulis untuk diri sendiri, untuk merayakan luka dan kebahagiaan yang datang dan pergi. Setiap tulisan adalah ungkapan hati yang mencari kedamaian, setiap kata adalah cermin jiwa yang tak sempurna. Jika kamu juga mencari ruang untuk merasa tanpa takut salah, ini adalah tempatmu."


Aku menulis bukan karena pandai, tapi karena tak ingin rasa itu hilang begitu saja.

Jika kamu membaca dan merasa tersentuh, mungkin kita punya luka yang sama.

---
Tutti i diritti riservati
Iscriviti per aggiungere Rasa Dalam Kata alla tua Biblioteca e ricevere tutti gli aggiornamenti
oppure
#19rasadalamkata
Linee guida sui contenuti
Potrebbe anche piacerti
RUMAH tanpa pintu  di diandlyne
36 parti In corso
rumah itu punya dinding. punya atap. punya meja makan dan tempat tidur. tapi tidak punya tempat untuk elira merasa aman. di sana, elira tumbuh seperti bayangan. ada, tapi tak pernah dianggap. dilahirkan bukan karena diharapkan, tapi karena tak sengaja. sejak kecil, elira sudah belajar caranya diam. belajar caranya menyembunyikan luka di balik senyum, dan menyembunyikan jeritannya dalam baris-baris puisi di buku matematikanya. ia bukan anak yang cerewet, bukan juga yang mudah dicintai. tapi bukan berarti ia tidak ingin dipeluk. di sekolah, elira hanya ingin melewati hari. tapi semuanya berubah saat seorang guru baru memperhatikannya lebih dari sekadar nilai. untuk pertama kalinya, elira merasa dilihat. tapi... hidup tidak semudah itu. di saat ia mulai berharap, kenyataan kembali menampar lebih keras. masalah di rumah makin dalam, luka makin dalam, dan batas kesabaran pun makin tipis. ketika elira memutuskan diam-diam untuk pergi... barulah semua mata terbuka. tapi seperti luka yang tak segera diobati-penyesalan pun datang terlambat. ini bukan hanya kisah tentang kehilangan. tapi juga tentang suara-suara yang sering kita abaikan. tentang seseorang yang hanya ingin didengarkan... sebelum akhirnya benar-benar hilang. untuk kamu yang pernah merasa sendirian di tengah keramaian-ini kisahmu. dan jika kamu mengenal seseorang yang sering bilang "ga apa-apa", peluk mereka lebih lama. dengarkan lebih dalam. karena bisa jadi, itu adalah tangisan yang paling sunyi. 😞👍🏻 ---
BarraKilla di novaadhita
64 parti Completa
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
Truth After Love (Tamat, segera terbit) di tiaxyl
36 parti In corso Per adulti
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
Potrebbe anche piacerti
Slide 1 of 9
harapan yang pupus cover
Sudut Luka Nazea cover
Surat Untuk Perasaan Yang Tak dimengerti cover
RUMAH tanpa pintu  cover
BarraKilla cover
Dalam Kepalanya yang Tak Pernah Hening cover
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
30 Menit TERAKHIR cover
Rasa Tanpa Kata cover

harapan yang pupus

23 parti Completa

sebuah rasa yang harus segera diusaikan lewat sebuah kata yang dibalik nya adalah sebuah harapan yang aku selipkan untukmu tidak mudah dipahami, saya kebanyakan diam dan hanya menatap sinis berharap ada yang mengerti tentang mau saya kenangan biar kenangan untuk apa kenangan dicari, diungkit biarkan tengelam saja bersama masa lalu rindu yang mengebu, menghiasi pikiranku dipagi hari yang seolah memaksa untuk merindu ternyata ini soal kamu, yang tak pernah mau untuk dirindu ❗sebuah prakata yang ditunjukan untuk seseorang dan terselip makna tersembunyi dibalik setiap katanya ❗ditulis menggunakan hati, semoga tidak sampai jatuh hati karena kalau ditinggalkan pedih mendidih. sebuah kata-kata random yang ada dipikiran dan hanya ingin berbaginya