Love Stream

Love Stream

  • WpView
    Reads 184
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 21, 2025
Ternyata adik tirinya suka melakukan streaming di situs dewasa... *Cerita tidak diperuntukkan untuk dibawah umur. Banyak umpatan kasar dan adegan dewasa* Adrian tak pernah menyangka sebuah kebetulan akan menyeretnya ke sebuah jurang yang tak ia pahami. Di sebuah situs streaming, dia melihat sosok yang seharusnya tidak pernah ada di sana. Adik tirinya, Valen. Gadis yang dulu datang ke rumah sebagai anak kecil itu, kini menjelma menjadi perempuan dengan daya tarik di luar nalar. Adrian berusaha menyangkal gejolak yang muncul, menekan naluri yang seharusnya tidak pernah muncul di dalam dirinya. Namun penyangkalan justru melahirkan obsesi. Kebenciannya pada Valen, yang telah berakar sejak perempuan itu masuk ke dalam rumahnya, membuat Adrian yakin ia bisa mengendalikan keadaan. Ia berniat menggunakan rahasia itu sebagai senjata. Sebagai cara untuk menundukkan perempuan yang tak pernah ia terima sebagai keluarga. Sayangnya, tidak semua rahasia diciptakan untuk dikendalikan. Terkadang, mereka yang berniat menjebak, justru menjadi tawanan dari keinginannya sendiri.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nala dan Mas Juragan
  • Kembang Desa
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Nakula
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Salah Status
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines