ALTHAN ; TUNTUTAN ATAU KEINGINAN

ALTHAN ; TUNTUTAN ATAU KEINGINAN

  • WpView
    Reads 47
  • WpVote
    Votes 16
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Althan, seorang remaja berambisi menjadi dokter, menghadapi konflik besar ketika orang tuanya menginginkannya menjadi pengacara. Terjebak di antara impian pribadi dan harapan keluarga, Althan berjuang untuk mengubah keputusan kedua orangtuanya. Ketika dia memutuskan untuk berbicara jujur tentang keinginannya, dia tidak hanya menghadapi ketidakpastian masa depan, tetapi juga harus mengatasi perpecahan dalam keluarganya. Bisakah Althan menemukan jalan untuk mengejar impiannya sambil menjaga hubungan dengan orang tuanya? Sebuah cerita tentang pilihan, harapan, dan keberanian untuk mengikuti hati??
All Rights Reserved
#232
keberanian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MENDEKAP RINDU
  • Dokter Muda Genius
  • Over and over again, you(END)
  • Jejak bayang
  • Embrace again, Arnan
  • TERBELENGGU RESTU : Kisah yang Tertahan
  • Rasa Dalam Sujudku

Di tengah konflik antara keinginan orang tua dan hati nurani, Amanda, seorang mahasiswi yang penuh dengan ambisi dan cinta, menemukan dirinya terjebak dalam perjalanan yang tak terduga. Dijodohkan oleh orang tuanya dengan pria yang mereka pilih untuknya, Amanda sudah memiliki hati yang terikat pada seseorang yang telah lama menjadi bagian dari hidupnya. Namun, dalam perjalanannya mencari jati diri dan memperjuangkan cintanya, Amanda harus menghadapi tekanan dari orang tua yang berharap agar ia mengikuti jalur yang telah mereka tentukan. Konflik batin pun tak terhindarkan ketika hati Amanda berseberangan dengan keinginan sang ayah yang keras kepala. Di tengah pergulatan antara cinta dan tanggung jawab, Amanda harus menemukan kekuatan dalam dirinya sendiri untuk menghadapi segala rintangan yang menghadang. Dalam perjalanan ini, dia akan belajar tentang arti sejati dari kebahagiaan, kesetiaan, dan pengorbanan. Namun, di balik semua itu, pertanyaan besar terus menghantuinya: Akankah Amanda mampu mempertahankan cintanya dan menemukan kebahagiaannya sendiri, atau akankah ia tunduk pada tekanan orang tuanya dan merelakan hatinya untuk mengikuti jalan yang telah ditentukan untuknya? Hanya waktu yang akan menjawabnya. "Kamu jangan terlalu memanjakannya, lagian itu merupakan keputusan yang tepat untuk masa depan Amanda yang lebih baik," ibu Amanda tak habis pikir dengan suaminya. "Kau tega melihat putri mu terpaksa mencintai orang lain, apa yang kau pikirkan. Dulu kau sangat memanjakannya, bahkan tak ingin melihat dia menangis. Hanya karena dia tak sejalan arah dengan kemauanmu, lantas membuatmu terlalu dalam kecewa dengan dia? Ibu Amanda yang akhirnya tersulut emosi dengan cara suaminya. "Kau bahkan tak melihat secara dalam tatapan putri mu, yang begitu merindukan sikap hangat ayahnya. Ambisi mu membuat hatimu membeku," lanjut ibu Amanda meninggalkan ayah Amanda di ruang kerja di rumah mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines