Bunga Terluka

Bunga Terluka

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 2, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Dunia tidak adil bagi mereka yang merasakan sakit tidak berjeda, cobaan yang berkepanjangan membuat luka kian mengangga, dunia ini penjara bagi mereka yang kerap kali ditimpa oleh ketidakadilan, hingga yang merasakan hancur berantakan. Bukankah kebahagiaan milik semua raga? Lantas mengapa tidak kunjung singgah pada jiwa yang kerap bertamu luka? Pada belantara dunia yang kian menyesakkan dada, bisakah berikan secuil bahagia? Gedung bunga tempat di mana para gadis berparas cantik bekerja paksa. Bagaimana bisa mereka sampai di tempat itu hingga melakukan pekerjaan tersebut? Hampir semua gadis ingin keluar dari gedung itu. Namun, tidak semudah yang dibayangkan, banyak yang harus dikorbankan jika ingin meninggalkan tempat itu. Bisakah para gadis keluar dari tempat itu dan memulai kehidupan baru? Jangan lupa ikuti terus kisahnya di Bunga Terluka.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HOME FOR WOUNDS
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)
  • Game of Hearts [REVISI]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Happy Is Bulshit
  • Nanti Juga Sampai

Delapan jiwa yang terluka, terikat oleh benang-benang trauma dan rasa sakit yang tak terlihat. Mereka semua memiliki luka yang berbeda-beda, namun mereka semua memiliki satu tujuan yang sama: membangun rumah bernama persahabatan, mencari kebahagiaan dan melupakan masa lalu yang kelam. Namun, konflik dan rasa sakit yang masih ada di antara mereka seperti api yang terus membakar, menghancurkan harapan dan impian mereka. Mereka harus menghadapi kenyataan bahwa masa lalu tidak dapat diubah, namun mereka dapat memilih untuk tidak terjebak di dalamnya. Namun, apakah mereka dapat melupakan rasa sakit yang telah mereka alami? Apakah mereka dapat memaafkan orang-orang yang telah menyakiti mereka? Dalam perjalanan mereka, mereka menemukan cinta dan persahabatan yang sebenarnya. Namun, apakah itu cukup untuk mengobati luka-luka yang terdalam? Atau apakah mereka akan terus terjebak dalam lingkaran setan trauma dan rasa sakit? Mereka harus memilih antara terjebak dalam masa lalu yang kelam atau melangkah maju ke masa depan yang tidak pasti. Akan mereka menemukan kebahagiaan yang mereka cari? Atau akan mereka terus hidup dalam bayang-bayang trauma dan rasa sakit? Hanya waktu yang dapat menjawabnya. ✨✨✨ happy reading 📖 vote dan komen untuk mendukung penulis😁 tekan tombol bintang (vote) tidak membuatmu rugi ✨

More details
WpActionLinkContent Guidelines