Diantara doa-doa yang sudah melangit

Diantara doa-doa yang sudah melangit

  • WpView
    Reads 358
  • WpVote
    Votes 133
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 7, 2024
Asiyah Asyifa biasa dipanggil yaya adalah seorang gadis yang melangitkan doa-doanya di sepertiga malam. Mimpi besarnya adalah membanggakan bundanya yang menjadi orang tua tunggal. Dan didetik akhir doanya bersemi, dia harus merelakan laki-laki dambaannya pergi untuk bersama masa lalunya yang belum bisa dia lupakan. Akankan doa dan cintanya mekar bersamaan diwaktu yang sama, atau mungkin yaya akan merelakan cinta pertamanya pergi. Bersamai perjalanan yaya, kuatkan hati yaya. Baca dan vote cerita sederhana "Diantara doa-doa yang sudah melangit" dari Beningsava🤍
All Rights Reserved
#832
santri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Pak Ustadz
  • Cinta Yang Habis
  • Twilight's Love Puzzle
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • DOA Untuk DIA
  • Dhazella, My Soul's Healer
  • Ketika Janji Bertemu Takdir [TERBIT]
  • Power Jalur Langit
  • Oh, My Sugarman
  • Di Sepertiga Malamku

Anissa Azzahra Darmawan, biasa dipanggil Ica. Seorang bad girl yang sangat cantik dan paling disegani semasa ia SMA terpaksa harus pergi kesebuah pondok pesantren setelah kelulusan SMAnya. Ayah dan Bundanya yang merasa telah gagal mendidik putri kecilnya yang berinisiatif menyekolahkan anaknya tentang pengajaran agama dan bagaimana menjadi seorang muslimah yang baik. Mereka berharap setelah putri mereka disana i'tikadnya akan berubah. Disanalah kisahnya berawal, ia bertemu dengan Muhammad Faris Al Ghifari, seorang Ustadz muda yang tak hanya tampan melainkan memiliki ilmu agama yang luar biasa dapat membuat semua orang berdecak kagum atas prestasinya termasuk seorang Anissa yang terkenal tak pernah luluh dengan seorang laki-laki menjadi bertekuk lutut dihadapan Ustadznya sendiri. Namun sayang dibalik kelebihannya terdapat sikap dingin nan ketus dan jangan lupakan wajah datar sedatar tembok triplek yang membuat Anissa geram sendiri. Dengan gigih ia berusaha mencari perhatian sang Ustadz dengan berbagai cara namun sepertinya Ustadz itu tak pernah memiliki ketertarikan terhadapnya. Bagaimana kisah perjuangan Anissa yang berusaha mendapatkan hati sang Ustadz?, apakah Ustadz muda nan tampan itu akan luluh? ataukah perjuangan Anissa akan berakhir sia-sia saja?. 22 Juli 2019 - 4 November 2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines