Karuna Aksata

Karuna Aksata

  • WpView
    Reads 965
  • WpVote
    Votes 98
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
"Manusia mudah mengucap selesai dan memutus benang yang mengikat jemari. Namun mereka lupa bahwa cita dan cinta yang tertanam di dada itu terus tumbuh dengan rindang. Sayangnya tak semua bisa memupuk dengan kasih, dan bila dipaksa patah, ia mati." Karuna Aksata adalah seri kumpulan puisi dan sajak edisi kedua setelah Etalase Rasa yang membahas tentang rupa-rupa kehidupan manusia. Melalui buku ini, semoga aku bisa menyapa semua orang seolah kita sedang bersua dalam bincang hingga larut malam.
All Rights Reserved
#645
antologipuisi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku (Selesai)
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Sriwedari: Taman Surga
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • Setelah Langit Berbisik
  • P E R N A H
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔

Jika mereka berhamburan lari ke arah kiri,Aku dengan santainya berjalan ke arah kanan Aku dengan segala potongan yang coba ku ungkapkan lewat sepatah kata yang tak berirama namun selalu aku sajikan lewat sajak yang tak punya rima. Bersediakah kau cicipi tiap potongannya? Jika mau, tarik nafasmu dalam-dalam Resapi tiap kata dalam potongan yang sudah kuramu tanpa jemu. Dan kuharap kau tau, Disini ada hadirku Disini segala sukacita yang kuungkap lewat sajak yang tak berdaya Disini bukti kisah yang terlalu indah untuk di lukis, Terlalu sulit diucapkan, Terlalu berat dibawakan, Terlalu menarik untuk di abaikan, Terlalu sedih jika di bacakan, Terlalu bahagia bila dirasakan Lebih baik,kau cicipi sendiri segala potongan yang sudah Aku siapkan Selamat menikmati ~Nazeta irama~

More details
WpActionLinkContent Guidelines