Karuna Aksata

Karuna Aksata

  • WpView
    LECTURAS 965
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Partes 34
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 27, 2025
"Manusia mudah mengucap selesai dan memutus benang yang mengikat jemari. Namun mereka lupa bahwa cita dan cinta yang tertanam di dada itu terus tumbuh dengan rindang. Sayangnya tak semua bisa memupuk dengan kasih, dan bila dipaksa patah, ia mati." Karuna Aksata adalah seri kumpulan puisi dan sajak edisi kedua setelah Etalase Rasa yang membahas tentang rupa-rupa kehidupan manusia. Melalui buku ini, semoga aku bisa menyapa semua orang seolah kita sedang bersua dalam bincang hingga larut malam.
Todos los derechos reservados
#646
antologipuisi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔
  • Ayo menepi dulu, sebentar saja.
  • Senandika untuk yang Tak Bernama (GreShan)
  • Obstacles eternal love || Fresha (End)
  • Sriwedari: Taman Surga
  • Suara Dalam Aksara

Dia ada, tapi tidak seharusnya. "Kamu nggak pernah percaya sama sesuatu?" Tepian itu kini kugambar perlahan. Sebelah sini: manusia yang nyata, dunia yang nyata. Sebelah sana: senyummu yang dulu kusangka nyata... "Siapa lagi yang harus kupercaya!!" Sentuhan, hembusan, tatapan, pergerakan, rasa cinta, rasa sayang, semua terasa begitu nyata. "Aku nggak bakal pergi, aku bakal selalu ada buat kamu." Semua itu membuatku terjatuh, terlena, rasa ingin terus menetap. Namun, bayangmu, menghilang perlahan, bagai serpihan pasir. "kenapa... kamu- arrgghh!! Harusnya kamu pergi! hilang!" Kamu berbohong, kamu meninggalkanku. Kamu yang memaksaku percaya pada cinta, tapi kamu juga yang menghancurkan kepercayaan itu. Dan Aku, kembali sendiri. "Mas? Kenapa teriak-teriak?"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido