PSIKOPAT?  (Cerita Pendek)

PSIKOPAT? (Cerita Pendek)

  • WpView
    LETTURE 30
  • WpVote
    Voti 7
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, set 16, 2024
Seorang keluarga yang di tinggal oleh kedua orang tuanya, mereka di asuh oleh paman bibi nya. Suatu hari kakak pertama mereka di culik oleh seseorang tidak di kenal. Para adik adiknya yang akan berangkat kesekolah menyadari tidak ada seorang kakak, kakak ke dua pun menyusul ke kamarnya tetapi di kamar nya tidak ada siapa siapa, kaka kedua menriaki adik adik nya karna ada pesan masuk dari seseorang tak dikenal.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Ciel Wiratama or Ciel Pradipta
  • About kevin (End)✅
  • The Quiet Orchestra
  • Kami Tumbuh Dari Ledakan
  • Destiny ✓
  • MONOLOG SEMESTA
  • Gemini Complex
  • A R S E A N A
  • JEAN

Seorang anak berusia 15 tahun yang memiliki kehidupan sederhana, dia juga kurang mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya, bahkan orang tuanya tega memukulinya untuk melampiaskan emosi mereka. Suatu hari dia tidak sengaja menolong seseorang yang lebih muda dari dia satu tahun dari pembullyan yang terjadi di sebuah gang kecil. Yang dimana ini dapat merubah kehidupannya. "Dad! Aku ingin seorang kakak" pintanya kepada Daddy nya "Kau sudah memiliki dua kakak apa masih kurang?" Jawab Daddynya Pasalnya Ia tau bahwa anak mereka tidak akan meminta apapun kecuali mereka tertarik akan sesuatu "Ya, kurasa yang ini berbeda Dad" jawabnya sekali lagi "Baiklah, kalau kau ingin mempunyai kakak lagi, tapi siapa?" Dia menyetujui permintaan si bungsu "Ciel Dad" dia memberikan nama orang yang akan menjadi calon kakaknya nanti Disisi mansion lain "Pa, aku ingin adek" ujar si kembar kakak "Kau ingin seorang adik?" Tanyanya kepada sang kembar kakak "Ya, namanya Ciel Pa" ucapnya dengan tegas "Baiklah, Papa akan mencari data anak itu" ucapnya menyetujui permintaan sang Anak Sekaligus dia penasaran kenapa anak kembarnya ini meminta seorang adik, semenarik apa dia? Bagaimana nasib Ciel kedepan nanti? Ia akan dihadapkan oleh keluarga yang sangat posesif terhadapnya karena sifat Ciel yang polos dan lugu itu tapi ia juga nakal dan tengil.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti