[END] Where Should Dreams Rest?

[END] Where Should Dreams Rest?

  • WpView
    Leituras 12,170
  • WpVote
    Votos 1,725
  • WpPart
    Capítulos 45
WpMetadataReadConcluída sex, nov 15, 2024
[Fantasy, Mystery & Friendship] Di kota penyihir yang megah, sebuah ramalan kuno menyebutkan bahwa 'Bulan Akan Segera Jatuh', menandakan datangnya bencana besar. Kala, seorang penyihir kecil dari hutan, berangkat ke ibukota untuk mendaftar ke akademi sihir demi memenuhi amanat ibunya tanpa mengetahui ramalan yang mengintai kaum penyihir. Dalam masyarakat yang mengagungkan bangsawan dan meremehkan rakyat jelata, Kala merasa terasingkan. Tapi ketika ramalan mulai mempengaruhi hidup dan ancaman bencana semakin mendekat, strata itu tidak lagi berlaku. Kala dihadapkan pada pengorbanan besar untuk mematahkan nasib yang telah ditentukan. Jika tidak ada jalan keluar, di manakah mimpi-mimpinya akan beristirahat?
Todos os Direitos Reservados
#269
sekolahsihir
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Book I : Ambroise Immortality
  • White Diamond
  • [BOOK I] MEMOAR OF SHANA
  • Kimberly Academy
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • FS1- Fantastic Magic [ TERBIT ]
  • This is the path I chose
  • The Miracle Of Crystals

Mala petaka! Lahir kembali bagi dunia Immortal adalah bencana. Konon, akan membawanya kembali ke neraka; kehancuran merajalela dan semua makhluk menderita, tapi 'mereka' mengalaminya. Mereka bereinkarnasi ke dunia Immortal, dunia tempat makhluk mitologi tinggal, setelah kecelakaan mengerikan saat badai. Dunia yang sihir merupakan hal biasa itu kini menjadi rumah dan tanah lahir yang kedua. Damai, tentram, dan menakjubkan luar biasa. Itu yang mereka rasakan sebelum akhirnya terkuak, jika kecelakaan yang dialami itu persis seperti prolog yang dibuat salah satu di antara mereka. Panik? Jelas, tapi tidak semua kepanikan perlu berlama-lama, karena saat itu mereka juga tahu siapa yang telah menaruh racun kepada minuman ibu mereka. Deklarasi balas dendam berkibar, dan yang ini diharuskan persiapan matang. Mereka masih anak-anak. Sihir mereka bahkan belum bangkit. Untungnya semesta ternyata mendengar mereka, di usia enam tahun ini, mereka akan menempuh pendidikan ke akademi sihir ternama dunia mereka. Akademi yang menjadi lahirnya orang-orang luar biasa hebat. ~ • ~ Jangan lupa follow sebelum baca dan tetaplah menjadi pembaca tanpa memplagiat karya. #CoverByMMBDesign ©GadisWaktu (5-11-'24) ~ • ~

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo