Heliophilia | Johnny Suh

Heliophilia | Johnny Suh

  • WpView
    Reads 2,159
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2026
Musim panas 1973 di McMinnville, Oregon Jonathan Sutton, seorang akademisi berusia 33 tahun, kembali ke kota kecil itu untuk penelitian, berharap menemukan ketenangan di rumah Profesor Sanchez-mentornya yang bijak. Namun, di sana ia bertemu dengan Daisy Sanchez, gadis berusia 16 tahun yang ceria, keras kepala, dan terlalu ingin tahu tentang dunia yang belum sepenuhnya ia pahami. Daisy adalah badai yang datang tanpa peringatan, mengacaukan keteraturan hidup Jonathan dengan tawa, keberanian, dan tatapan penuh godaan yang seharusnya tak ia hiraukan. Sementara itu, Jonathan adalah misteri yang tak bisa diabaikan oleh Daisy-seseorang yang mengingatkannya pada kehidupan yang lebih besar daripada kota kecil tempat ia terjebak. Apa yang seharusnya menjadi interaksi biasa perlahan berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya. Sebuah tragedi yang indah sekaligus mengerikan, di mana cinta bisa terasa seperti sinar matahari yang hangat, tetapi juga cukup membakar hingga hanya menyisakan abu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  SEETHE - Never care who's her, just know that you loved me, Sir.
  • Like a Boss
  • Glass Uniform (On Hold)
  • MEMORABLE [COMPLETE]
  • Oh!, My Ahjussi (M)
  • It's Always Been You✔️
  • [1/2] Siap, Senior! [ONGNIEL] ✔

Disclaimer: Unsur dalam cerita tidak di rekomendasikan untuk umur 21 ke bawah. So, bijak lah dalam membaca!! -Synopsis Draven tak pernah berniat mencintai gadis itu-anak dari wanita yang menghancurkan hidupnya bertahun lalu. Tapi ketika Eleanna, bocah tak berdosa yang ia adopsi, tumbuh menjadi versi muda dari sang mantan, segalanya mulai retak. Bukan karena cinta, tapi karena luka yang belum sembuh. Eleanna tak pernah tahu alasan pria itu begitu dingin namun selalu ada. Ia hanya tahu, pelukan Draven adalah rumah. Tapi rumah itu perlahan berubah jadi labirin-penuh tanda tanya, rasa bersalah, dan sesuatu yang menyerupai cinta. dan di saat batas antara kasih dan cinta mulai kabur, Eleanna mendapati dirinya menatap Draven bukan sebagai ayah, tapi sebagai pria. sedangkan Draven, dalam diam, mulai mencintai bukan gadis itu-tapi kenangan yang diam-diam menjelma dalam tubuh Eleanna. mereka terperangkap dalam ruang yang bahkan waktu pun tak bisa pahami. di antara darah yang tak sedarah, cinta yang tak seharusnya tumbuh, dan kebohongan yang terlalu nyaman untuk dipecahkan. sampai akhirnya, mereka sadar: mungkin rasa ini bukan cinta... tapi pelarian yang terlalu indah untuk dihentikan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines