Simpulan Simpel [Fiksi]

Simpulan Simpel [Fiksi]

  • WpView
    Reads 923
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 9, 2025
Hanya hasil tumpahan stres karena tugas video. 12 September 2024. "Mimpiku simpel, yaitu mencari kesimpulan hidup." Hanya pengalaman pribadi dari kedua insan yang pernah hidup di dunia. Elaine, seorang gadis yang merasa dirinya penuh kekurangan. Kemudian dengan segenap doa yang ia panjatkan setiap hari, Tuhan seakan mengirimkan seseorang serba bisa. Dan itu adalah, Revin. "Kesimpulannya, aku hanya akan mati sia-sia jika terus berdiam." -Nggak jelas, kocak-
All Rights Reserved
#11
kevinliusbong
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inersia
  • Reborn (Mari Bersua)
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Taksa : Untukmu yang Sulit Dimengerti
  • Friends | TXT
  • Impian Putra Pak Ketua Komite [TAMAT]
  • Fall in You (Selesai)
  • Exchange Souls With Villains
Inersia

Awalnya tidak ada yang salah dengan Risyafa Airen. Seorang murid perempuan tingkat akhir di sekolah menengah atas. Eh, ada yang aneh satu hal. Perempuan ini hobi membolos. Sekolah udah seperti punya Ayahnya aja! Satu kejadian di kelas membuat Revanza mau tidak mau berhubungan dengan Risya, karena Revan menyenggol teman seperjuangannya Risya. Berawal dari kejadian itu, tanpa disadari "tidak ada yang salah" dengan Risya ternyata hanya luarnya saja. Revan tidak tau bagaimana Risya menghadapi semuanya. Menghadapi rentetan kejadian yang meremukkan hati, mematahkan harapan dan menghancurkan hidup seolah tidak berujung. "Karena pada dasarnya manusia cuma pengen dihargai dan didengarkan. Itu semua udah cukup untuk menenangkan diri, kalau abis ini: semuanya bakal baik-baik aja. Emang sih cuma kata-kata dan kedengeran bullshit. Tapi, kata-kata ini yang bikin orang jadi semangat untuk lanjutin hidup, bahkan ketika dunia menyuruhnya untuk menyerah."

More details
WpActionLinkContent Guidelines